Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Studi Ungkap, Mencuci Piring Bisa Menurunkan Stres

Kompas.com, 13 September 2021, 09:04 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mencuci piring memang kegiatan pembersihan rutin yang harus kita lakukan di rumah maupun di apartemen. Namun demikian, tahukah Anda bahwa mencuci piring juga bermanfaat bagi kesehatan mental?

Sebuah penelitian menyatakan, mencuci piring secara signifikan dapat menurunkan stres jika Anda melakukannya dengan hati-hati.

Dikutip dari Martha Stewart, Senin (13/9/2021), dalam studi tersebut, peneliti di Florida State University, AS meminta 51 orang siswa mencuci piring. Sebelum mereka mulai, setengah dari siswa membaca informasi tentang kegiatan mencuci dengan mesin pencuci piring dengan penuh perhatian.

Baca juga: 5 Tips Membuat Kegiatan Mencuci Piring Lebih Mudah dan Menyenangkan

Adapun setengah lainnya membaca bagian deskriptif singkat tentang mesin pencuci piring dan kegiatan mencuci piring. Bagian deskriptif itu lugas, tetapi bagian yang penuh perhatian berfokus pada kehadiran mental untuk tugas itu.

Menurut studi tersebut, saat mencuci piring, seseorang hanya boleh mencuci piring. Ini berarti bahwa saat mencuci piring, seseorang harus benar-benar menyadari fakta bahwa dia sedang mencuci piring.

Fakta bahwa Anda sedang berdiri dan mencuci piring bisa membuat Anda menjadi diri sendiri sepenuhnya. Anda dapat mengikuti aliran napas, sadar akan kehadiran diri, serta sadar akan pikiran dan tindakan saya.

"Saya sangat tertarik pada bagaimana kegiatan duniawi dalam hidup dapat digunakan untuk mempromosikan keadaan sadar dan, dengan demikian, meningkatkan rasa kesejahteraan secara keseluruhan," kata peneliti dalam studi tersebut, Adam Hanley, yang juga seorang kandidat doktor di FSU College of Education's Counseling/School dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: 4 Manfaat Jeruk Nipis untuk Mencuci Piring dan Peralatan Masak

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mencuci piring dengan penuh perhatian, seperti fokus pada mencium aroma sabun cuci piring, merasakan suhu air dan menyentuh piring, meningkatkan perasaan inspirasi mereka sebesar 25 persen dan menurunkan tingkat kegugupan sebesar 27 persen.

Kelompok yang tidak mencuci piring dengan penuh perhatian tidak mendapatkan manfaat apa pun dari tugas mencuci piring tersebut.

“Tampaknya aktivitas sehari-hari yang didekati dengan intensionalitas dan kesadaran dapat meningkatkan keadaan perhatian,” para peneliti menyimpulkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau