Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyebab Daun Tanaman Menguning dan Cara Mencegahnya

Kompas.com, 19 Oktober 2021, 18:44 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber decor tips

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika merawat tanaman hias, ada banyak permasalahan yang dihadapi, salah satunya daun tanaman menguning. 

Daun tanaman yang menguning disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya stres, kekurangan air, dan kekurangan cahaya matahari. 

Dilansir dari Decor Tips, Selasa (19/10/2021), berikut ini penyebab daun tanaman menguning dan cara mencegahnya. 

Baca juga: Cara Pakai Pupuk Micin untuk Aglonema dan Tanaman Hias Lainnya

Tidak menyiram tanaman dengan baik

Penyiraman adalah masalah paling umum yang dihadapi saat berkebun. Hal yang harus dipertimbangkan adalah kelebihan air penyiraman dan sistem drainase yang tidak memadai dapat membuat media tanam terus tergenang.

Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan akar tanaman membusuk. Kurangnya penyiraman juga bisa menyebabkan tanaman mengering, daun tanaman menguning, dan perlahan mulai mati. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias Ini Tidak Mati jika Terlalu Sering Disiram

Masalah dengan sinar matahari

Ada dua penyebab daun tanaman menguning. Pertama, tanaman menerima banyak sinar matahari langsung yang menyebabkan daunnya terbakar.

Kedua, tanaman tidak mendapatkan jumlah sinar matahari yang dibutuhkan untuk menjadi sehat. Jika memperhatikan tanaman hias memiliki daun yang menguning dan terkulai, kemungkinan tanaman kekurangan sinar matahari. 

Baca juga: Tanda dan Cara Mengatasi Daun Tanaman Hias Terbakar Sinar Matahari

Tidak mendapatkan nutrisi yang diperlukan

Tanaman mengambil nutrisi yang mereka butuhkan untuk mempertahankan diri dari tanah dan air.

Jika kedua elemen ini tidak memberikan jumlah potasium, nitrogen, seng, dan magnesium yang baik, daun tanaman akan mulai menguning. 

Baca juga: 6 Penyebab dan Cara Mengatasi Daun Lidah Buaya Menguning

Kehadiran hama

Alasan lain daun tanaman bisa menguning adalah adanya hama yang menyerang tanaman. Dalam hal ini, kamu harus memeriksa seluruh bagian tanaman untuk mengidentifikasi apakah ini masalahnya.

Jangan lupakan akarnya karena ada hama yang dikenal sebagai nematoda, cacing mikroskopis yang menempel pada tanaman dan mengganggu aliran nutrisi. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Membutuhkan Cahaya Minim

Cara mencegah daun tanaman menguning

  • Diamkan air penyiraman selama 48 jam

Ini adalah trik paling sederhana. Diamkan air keran yang digunakan untuk menyiram tanaman selama 48 jam agar kristal kalsium mengendap dan kalsium yang larut dalam air menjadi lebih sedikit.

Saat menyiramkan air ini ke tanaman, berhati-hatilah agar tidak mengaduknya.

  • Asamkan air penyiraman dengan cuka dan lemon

Untuk melengkapi pengasaman dan melawan dampak pH asam, tambahkan satu sendok teh cuka atau air perasan lemon (untuk setiap liter air) pada air yang dipakai untuk menyiram tanaman.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau