Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 30 Desember 2021, 18:49 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Rayap adalah salah satu hama rumah tangga yang sangat merusak. Ia dapat menggerogoti apa saja seperti lemari kayu, pakaian maupun tumpukan buku.

Terdapat beberapa area yang sangat rentan terhadap serangan rayap di rumah yaitu lemari pakaian, gudang dan dapur.

Melansir dari Mightymite Termites, Kamis (30/12/2021), dapur seringkali menggunakan kabinet dari kayu, selain itu dapat juga memiliki ketersediaan air, lembab dan terkadang kurang mendapatkan pencahayaan. Area inilah yang sangat disukai rayap. Agar dapur terhindar dari rayap, berikut cara menciptakan dapur yang bebas rayap.

Baca juga: Simak, 6 Cara Mengatasi Rayap pada Furnitur Kayu

Pilih jenis kayu yang tahan rayap

Rayap sangat menyukai selulosa tanaman yang terkandung di kayu alami. Untuk itu sebaiknya pilih jenis kayu yang sudah diproses agar tidak diserang rayap.

Biasanya kayu olahan sudah mengandung resin kimia yang membuat rayap sulit memakannya. Namun sebagai catatan, ini tidak menutup kemungkinan rayap masih menyerang kabinet dapurmu, hanya mengurangi resikonya.

Ada beberapa kayu alami yang tidak disukai rayap, seperti cedar, chestnut, black cherry, black walnut, honey mesquite, dan redwood. White oak dan chestnut oak juga tahan rayap.

Baca juga: 5 Tips Ampuh Mencegah Rayap di Rumah

Gunakan tenaga pengusir rayap profesional

Sebelum kamu merenovasi dapurmu, tak ada salahnya melakukan tindakan pencegahan. Kamu bisa menghubungi pengendali rayap profesional untuk mengecek area dapur secara keseluruhan.

Rayap berukuran sangat kecil dan bekerja tanpa suara, akan menjadi mimpi buruk jika mereka tiba-tiba saja sudah mendiami dapurmu.

Baca juga: Waspada, Ini 4 Tanda Rayap Telah Menyerang dan Bersarang di Rumah

Gunakan pencahayaan matahari untuk dapur

Ilustrasi kayu yang rusak digerogoti rayapUnsplash/Roberto Carlos Roman Don Ilustrasi kayu yang rusak digerogoti rayap

Jika kamu memiliki jendela yang cukup besar di dapur, bukalah dan biarkan sinar matahari masuk.

Cahaya matahari adalah salah satu cara membuat ruangan tidak lembab dan dapat menyingkirkan rayap.

Jika kamu baru akan mendesain dapur, pastikan untuk menjaga sirkulasi dapur dan berikan pencahayaan yang baik.

Baca juga: Ketahui, Ini Tanda Adanya Rayap di Rumah

Jaga pipa air dalam kondisi baik

Jika ada pipa yang bocor di dapur sebaiknya segera atasi, pipa bocor ini seringkali menjadi pasokan air bagi rayap.

Siram saluran drainase secara teratur agar tidak ada rayap yang tinggal di dalamnya. Jagalah area pipa tetap bersih dan tidak lembab.

Baca juga: Perhatikan, Ini Tanda Ada Rayap di Rumah

Waspada tanda-tanda rayap di rumah

Beberapa tanda adanya rayap di rumah adalah bubuk kayu yang berbentuk bulat kecil seperti merica, sayap, lubang kecil di dinding, bintik-bintik di lantai dan kayu yang terdengar berlubang atau kosong. Jika kamu menemukan tanda-tanda ini segera atasi dan panggil pengendali rayap profesional.

Baca juga: 4 Cara Membasmi Kecoak, Tikus, Semut, dan Rayap dari Rumah

Cari cara membasmi rayap di rumah

Beberapa cara bisa kamu lakukan seperti menggunakan boraks dan minyak jeruk dan cairan kimia khusus rayap.

Namun pastikan untuk menggunakannya dengan aman karena beberapa cairan pengusir rayap bisa sangat berbahaya karena mudah terbakar dan beracun.

Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah, jangan menyimpan kayu di dekat rumah, pangkas pohon di halaman, bersihkan selokan, dan melakukan pembasmian rayap secepat mungkin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau