Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudah, Begini Cara Membersihkan Teko yang Berkerak

Kompas.com, 17 Februari 2022, 11:33 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapan terakhir kali Anda membersihkan kerak pada ketel atau teko? Jika Anda tidak ingat, Anda tidak sendirian.

Penelitian oleh Wren Kitchens menemukan bahwa 11 persen orang Inggris tidak pernah menyelesaikan tugas ini.

Namun, seperti yang dilansir dari Good Housekeeping, Kamis (17/2/2022), Anda harus membersihkan kerak pada teko setiap empat hingga delapan minggu untuk memastikannya bertahan lebih lama dan menghindari konsumsi mineral padat.

Baca juga: 6 Cara Membersihkan Kerak Pakai Asam Sitrat

Berikut cara membersihkan teko yang berkerak dengan cara yang benar.

Ilustrasi teko air, ketel air. PIXABAY/MASTERTUX Ilustrasi teko air, ketel air.

Di mana kerak kapur terbentuk?

Secara tradisional, elemen dalam teko selalu terbuka dan bersentuhan dengan air, sehingga penumpukan kapur adalah salah satu penyebab terbesar kerusakan teko.

Saat ini, sebagian besar teko, memiliki elemen yang tersembunyi di balik pelat dasar logam, yang mengurangi risiko kerusakan elemen dan memperpanjang umurnya. Ini tidak berarti kerak kapur tidak menjadi masalah.

Pada teko logam, kerak dapur bisa melapisi bagian bagian dalam dan di pelat dasar kerak, dan jika kerak tersebut jatuh, meninggalkan potongan kapur  di dalam air.

Baca juga: Mudah, Begini Cara Menghilangkan Kerak pada Kompor Gas

Sementara, teko plastik terbuat dari polipropilen, yang tidak menarik kerak, tetapi pelat dasar logam akan menariknya.

Teko dengan filter internal mencegah serpihan kerak dituangkan ke dalam minuman Anda, tetapi tidak menghentikan penumpukan kerak.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau