Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Perbandingan Setrika Biasa dan Uap, Mana yang Lebih Baik?

Kompas.com, 21 April 2022, 19:32 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Setrika dan steamer adalah dua alat yang memiliki fungsi yang sama yaitu untuk menghilangkan kerutan di pakaian. Namun masih banyak orang bertanya-tanya, sebenarnya apakah perbedaan di antara keduanya?

Setrika sudah cukup umum digunakan dan menjadi alat wajib yang dimiliki oleh rumah tangga. Setrika model baru memiliki banyak fitur yang canggih dan cukup mudah digunakan.

Namun, jika kamu mencari alat elektronik untuk menghaluskan kusut di pakaian dengan tampilan yang lebih modern dan cukup portable, steamer bisa menjadi pilihan.

Melansir dari Bob Vila, Kamis (21/4/2022), sebelum kamu memilih di antara setrika dan steamer, pertimbangkan beberapa perbandingan keduanya berikut ini.

Baca juga: Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Setrika Uap

Setrika mengandalkan permukaan logam datar yang panas

Setrika dirancang dengan pelat logam yang memanas hingga suhu antara 250 dan 360 derajat Fahrenheit.

Untuk menjaga serat kain, kamu juga bisa menyesuaikan suhu dengan jenis kain yang kamu miliki.

Setelah pelat setrika panas, tempatkan pelat pada permukaan pakaian lalu tekan dan gerakan secara maju mundur.

Setrika memang bersentuhan langsung dengan pakaian, karena itu kain dapat rusak jika salah memilih pengaturan panas atau terlalu lama dibiarkan diatas kain.

Namun setrika memiliki kontrol yang lebih besar dan mudah saat akan menghaluskan permukaan pakaian yang kusut.

Selain itu setrika juga harus digunakan di atas papan setrika atau alas yang rata sehingga setrika bisa bergerak maju mundur dengan leluasa.

Baca juga: 5 Alasan Steamer Pakaian Lebih Baik Daripada Setrika

Steamer mengandalkan uap

Ilustrasi setrika uap. SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIO Ilustrasi setrika uap.

Steamer menggunakan uap untuk melonggarkan serat dan menghilangkan kerutan di pakaian tanpa bersentuhan langsung dengan pakaian tersebut.

Karena tidak bersentuhan langsung maka akan meminimalisir potensi pakaian gosong dan terbakar. Kamu bisa mengarahkan uap yang keluar dari steamer ke bagian pakaian yang kusut.

Untuk menggunakan steamer, gantung pakaian, isi tangki air steamer, hidupkan steamer dan biarkan cukup panas untuk mengeluarkan uap.

Baca juga: 4 Tips Mudah Atasi Setrika yang Tidak Panas saat Digunakan

Kebanyakan steamer uap memiliki pengaturan panas antara sekitar 200 dan 400 derajat Fahrenheit agar sesuai dengan kebutuhan berbagai jenis kain. Setelah panas, gerakkan perlahan-lahan ke area yang kusut untuk melonggarkan uapnya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau