Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 24 Juni 2022, 15:35 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Pet MD

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat menyelamatkan atau mengadopsi kucing dari tempat penampungan, sulit untuk mengetahui sejarah dan usia kucing. 

Padahal, mengetahui usia kucing merupakan hal penting untuk mengetahui jenis perawatan yang tepat seperti nutrisi atau makanan dan perawatan medis. 

Baca juga: 7 Alasan Mengapa Kucing Suka Berada di Kamar Mandi

Selain itu, bertujuan menjaga kesehatan kucing, memberikan kualitas hidup, dan membuat sahabat bulu berumur panjang.

Namun, menghitung usia kucing berbeda dengan manusia. Cara terbaik menentukan usia kucing adalah berkonsultasi dengan dokter hewan tepercaya. 

Dokter hewan akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tubuh kucing guna membantu menentukan perkiraan usia kucing.

Dilansir dari PETMD, Jumat (24/6/2022), beberapa indikator yang dapat menentukan usia kucing peliharaan.  

Baca juga: 5 Tanda Kucing Sedang Tidak Bahagia dan Hal yang Perlu Dilakukan

Berat badan kucing

Ilustrasi kucing Ragdoll.Shutterstock/Fazymazy Ilustrasi kucing Ragdoll.
Semakin muda usia kucing, semakin mudah bagi dokter hewan untuk menentukan kapan sahabat bulu lahir.

“Faktor-faktor seperti ukuran dan gigi kucing bisa sangat berguna dalam menentukan usia,” kata Stephen Horvath, asisten profesor klinis di College of Veterinary Medicine di Ohio State University, Amerika Serikat (AS). 

Horvath menjelaskan, sampai kucing berusia sekitar empat hingga enam bulan, aturan praktis yang baik adalah berat badan sahabat bulu bertambah satu pon setiap bulannya. 

Baca juga: 6 Makanan Manusia yang Beracun untuk Kucing, Ini Bahayanya

“Jadi, anak kucing seberat 1,3 klogram berumur tiga bulan, anak kucing seberat 1,8 kilogram adalah berusia empat bulan, dan seterusnya sampai sekitar 6 bulan.” 

Namun, Michael Nappier, asisten profesor praktik komunitas di Departemen Ilmu Klinis Hewan Kecil Virginia-Maryland College of Veterinary Medicine, AS, mengatakan metode ini tidak mudah.

“Jika kucing dalam kondisi kesehatan yang buruk, berat badan tidak lagi menjadi indikator usia yang dapat diandalkan," ucapnya. 

Baca juga: 3 Alasan Lidah Kucing Terasa Kasar Seperti Ampelas

Gigi kucing 

Ilustrasi kucing Munchkin dengan warna bulu hitam putih.Shutterstock/MDavidova Ilustrasi kucing Munchkin dengan warna bulu hitam putih.
Indikator lain yang dapat digunakan untuk mengetahui usia kucing adalah giginya. Gigi sulung (bayi) anak kucing mulai tumbuh saat berusia sekitar dua minggu dan berakhir saat berusia sekitar delapan minggu.

Kemudian, pada usia sekitar empat bulan, gigi susu mulai rontok dan gigi dewasa mulai tumbuh. Seekor kucing harus memiliki semua gigi dewasa saat berusia tujuh bulan.

“Begitu itu terjadi, sangat sulit umengetahui berapa umur kucing berdasarkan giginya,” imbuh Horvath. 

Baca juga: Punya Banyak Kucing di Rumah? Ini 5 Tips Mengatur Kotak Pasirnya 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau