Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 30 Agustus 2022, 19:23 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com Bonding adalah ikatan hubungan yang terjalin antara hewan peliharaan dan pemiliknya.

Bonding yang kuat tak hanya membuat hewan peliharaan dekat, tapi juga lebih mempercayai pemiliknya. Untuk itu, pemilik hewan perlu melakukan dan membangun bonding dengan sahabat bulu setiap harinya, termasuk kucing peliharaan. 

Baca juga: Refal Hady dan Dikta Ungkap Cara Bonding dengan Kucing Peliharaan

Dokter hewan sekaligus pemilik Citra Pet and Vet, Vici Eko Handayani, mengungkapkan bahwa bonding merupakan hal penting yang perlu dilakukan saat memelihara kucing.

Ia menjelaskan, ikatan yang kuat membuat kucing bisa lebih mempercayai pemiliknya. 

“Kucing percaya dengan pemiliknya hanya ketika bonding sudah kenceng banget. Bonding (yang kuat) tidak hanya membuat hewannya lebih sehat, tapi pemiliknya juga,” terang Vici di Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2022 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, baru-baru ini. 

Baca juga: Ragam Alasan Mengapa Kucing Perlu Disteril

Ilustrasi kucing.SHUTTERSTOCK / masik0553 Ilustrasi kucing.

Ikatan yang kuat dapat membuat kucing aman dari penyakit karena pemilik sudah memahami apa yang disukai dan tidak disukai sahabat bulu serta asupan nutrisi yang dibutuhkan.

Artinya, pemilik tidak melakukan sesuatu yang dapat membuat kucing merasa stres, yang dapat mempengaruhi kesejahteraannya.

“Sebenarnya, kucing sama dengan makhluk lainnya seperti manusia. Mereka saling berkomunikasi. Cuma kita bisa nangkap atau enggak apa yang dimaksud,” ujar Vici.

Baca juga: Kenapa Kucing Sphynx Tidak Berbulu?

Saling memahami

Menurut Vici, hubungan persahabatan antara kucing dan manusia dapat memudahkan manusia membaca bahasa tubuh sahabat bulu lantaran sudah memahami mereka.

Misalnya, mengetahui pesan apa yang disampaikan kucing peliharaan melalui posisi ekornya, tatapan matanya apakah sedang dalam keadaan marah atau tidak nyaman, gestur, dan ekspresi kucing.

Baca juga: Bahaya Kucing Tidur di Kotak Pasir dan Cara Mengatasinya

Salah satu cara memperkuat ikatan dengan kucing peliharaan, kata Vici, adalah sering mengajak sahabat bulu berbincang layaknya kamu berbicara dengan teman manusia.

“Kalau udah deket banget, mereka bisanya sudah tau kita maunya apa walau kita enggak ngomong. Kucing berkomunikasi dengan caranya, tinggal kita bisa nangkap enggak maunya apa,” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau