Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Cara Memanfaatkan Bumbu Dapur yang Sudah Basi

Kompas.com, 22 Agustus 2023, 13:30 WIB
Anggita Budi Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasak telah menjadi sebuah kebutuhan selain tugas rumah tangga yang hampir dilakukan setiap hari. Memasak juga menjadi hobi bagi sebagian orang.

Salah satu bagian penting dari memasak adalah menambahkan bumbu dapur atau rempah-rempah, seperti lada, ketumbar, kunyit, jahe, serta bawang merah dan putih, ke hidangan untuk memberikan rasa dan melezatkan masakan. 

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Saluran Air Mampet Pakai Bumbu Dapur

Namun, banyak bumbu dapur memiliki umur simpan yang pendek sehingga sering kali basi atau sudah tidak layak digunakan. 

Namun, sebelum buru-buru membuangnya, ternyata bumbu dapur dapat dimanfaatkan untuk hal lain di rumah. 

Melansir dari Real Simple, Selasa (22/8/2023), berikut cara memanfaatkan bumbu dapur yang sudah basi untuk rumah. 

Baca juga: 6 Ide Penyimpanan Bumbu di Dapur Kecil untuk Menghemat Ruang

Mengusir serangga

Ilustrasi rak bumbu dapur, menata bumbu dapur dengan label. SHUTTERSTOCK/ANGELICA PASQUALI Ilustrasi rak bumbu dapur, menata bumbu dapur dengan label.
Bumbu dapur yang sudah basi dapat digunakan untuk mengusir serangga. Aroma tertentu dari bumbu masakan tidak disukai serangga. 

Untuk memanfaatkannya, isi wadah atau bungkusan dengan kemangi kering, daun salam, adas manis, lavender, daun rosemary, bawang putih, lalu tempatkan di daerah serangga sering muncul.  

Baca juga: 6 Tips Menata Bumbu Dapur agar Tetap Rapi

Membuat pewarna alami

Selanjutnya, cara memanfaatkan bumbu dapur yang sudah basi adalah membuat perwarna alami.

Pilih bumbu warna-warni, seperti kunyit, kelopak kunyit, paprika, dan thyme atau timi, lalu bungkus masing-masing dengan kain katun tipis secara terpisah, dan rebus sepanci air.

Masukkan salah satu bungkusan ke dalam air dan biarkan mendidih selama kurang-lebih satu jam.

Tuangkan 236 mililiter cuka putih ke dalam air, lalu masukkan kain yang ingin diwarnai ke panci, dan biarkan mendidih sekitar 30 menit. Setelah itu, keluarkan pakaian dan biarkan mengering. 

Baca juga: 6 Ide Penyimpanan Bumbu di Dapur Kecil untuk Menghemat Ruang

Menghilangkan bau secara alami

Banyak bumbu dapur rempah, seperti sage, thyme atau timi, dan oregano, memiliki manfaat menghilangkan bau secara alami.

Tuangkan semua bumbu yang sudah tidak lagi bisa digunakan ke dalam saset kecil dan gantung di area lembap di rumah untuk menyegarkan ruangan. 

Nah, itu dia cara memanfaatkan bumbu dapur yang sudah basi. Selamat mencoba! 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau