Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 3 Januari 2024, 13:20 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Serat kain biasanya akan muncul pada pakaian yang umur pakaian sudah lama. Serat ini muncul akibat pemakaian yang sudah lama dan proses pencucian di mesin cuci secara terus menerus.

Serat ini berukuran kecil dan halus. Serat kain akan membuat pakaian kurang nyaman saat dikenakan dan mengganggu penampilan.

Baca juga: Cara Menghilangkan Serat Kain pada Pakaian

Jika terdapat pakaian yang memiliki serat halus, maka sebaiknya segera atasi masalah tersebut sebelum semakin parah. Cara menghilangkan serat halus di pakaian sebenarnya tidak sulit.

Dikutip dari Southern Living, Rabu (3/1/2024), berikut cara menghilangkan serat pada pakaian dengan mudah.

Gunakan selotip

ilustrasi menghilangkan serat pada pakaianShutterstock/GS23 ilustrasi menghilangkan serat pada pakaian

Selotip merupakan alat kantor yang ternyata bisa digunakan untuk menghilangkan serat kain. Selotip bisa dililitkan ke jari dengan bagian lengket menghadap keluar.

Lalu, tempelkan jari yang sudah dililit dengan selotip, kemudian tekan perlahan sampai serat kain menempel. Angkat jari untuk membersihkan serat dari pakaian tersebut.

Baca juga: 5 Cara Tepat Mencuci Hoodie agar Tidak Merusak Serat Kain dan Luntur

Pisau cukur

Selain menggunakan selotip, cara menghilangkan serat pada pakaian juga bisa menggunakan pisau cukur. Alat cukur ini bisa menghilangkan serat dengan efektif.

Letakkan pakaian di permukaan yang rata, kemudian gerakkan pisau cukur di atasnya dengan gerakan halus.

Cara ini bisa menghilangkan lapisan serat tanpa merusak pakaian. Setelah semua serat terangkat, bersihkan pakaian dan lipat pakaian dengan rapi.

Potong serat dengan gunting kecil

Tak hanya pisau cukur, gunting kecil juga bisa digunakan untuk menghilangkan serat pada pakaian. Letakkan pakaian di permukaan rata, lalu potong serat kain secara perlahan menggunakan gunting kecil.

Potongan serat dibuang agar pakaian kembali halus dan nyaman saat dikenakan. Jika memiliki roller serat, gunakan alat tersebut untuk menyingkirkan serat yang sudah terpotong.

Baca juga: Ketahui, Ini Suhu Air Terbaik Mencuci Pakaian Putih di Mesin Cuci

Ubah cara mencuci

Terakhir, cara menghilangkan serat pada pakaian yaitu dengan mengubah cara mencuci pakaian. Jika pakaian sudah bersih, namun masih banyak seratnya, maka cucilah kembali pakaian tersebut.

Tambahkan cuka sulit saat mencuci pakaian tersebut. Cuka berguna sebagai pengganti detergen.

Selain itu, cuka juga bisa mengurangi listrik statis dan mengendurkan serat, sehingga gerakan mesin cuci bisa lebih mudah menghilangkan serat di pakaian tersebut.

Pakaian yang mudah berserabut juga sebaiknya dicuci menggunakan siklus pencucian lembut dengan suhu rendah untuk mengurangi risiko pakaian berserat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau