Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 3 Juni 2024, 16:05 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Beras menjadi makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia. Sebagai makanan pokok, beras biasanya disimpan di rumah dalam jumlah cukup banyak sebagai stok bahan makanan. 

Beras termasuk bahan makanan yang bisa disimpan dalam waktu lama. Namun, menyimpan beras dalam waktu lama harus dilakukan dengan benar agar tidak berkutu. 

Baca juga: 3 Tips Menyimpan Beras agar Bebas Kutu

Kutu pada beras akan menyebabkan beras bau apak dan kualitas rasanya menurun. Maka dari itu, penyimpanan beras harus dilakukan dengan benar agar tidak ditumbuhi kutu beras

Dikutip dari buku Tips Praktis Membuat Olahan Makanan dari Beras Merah yang Mengenyangkan, Senin (3/6/2024), berikut ini sejumlah tips menyimpan beras agar tidak berkutu. 

ilustrasi menyimpan berasFREEPIK/FREEPIK ilustrasi menyimpan beras

Simpan beras dalam wadah yang bersih

Beras bisa bertahan sampai dua tahun, namun beras perlu disimpan dalam wadah khusus. Beras sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat. 

Baca juga: 4 Trik Mudah Menyimpan Beras agar Terhindar dari Kutu

Wadah beras bisa terbuat dari bahan logam, kaca, atau plastik tebal dan berat. Sebelum dimasukkan ke dalam wadah, pastikan wadah dalam kondisi bersih. 

Bila perlu, cuci terlebih dahulu wadah beras. Setelah dicuci, pastikan wadah beras kering sebelum digunakan kembali. 

Jaga kebersihan di sekitar wadah beras

Cara menyimpan beras selanjutnya yaitu menjaga kebersihan di sekitar wadah beras. Artinya, tidak hanya wadah beras yang bersih, namun area di sekitar wadah beras juga harus bersih. 

Jika meletakkan wadah beras di dekat tempat makanan kering, maka pastikan tempat makanan tersebut dalam kondisi bersih. 

Hal tersebut juga berlaku jika menyimpan beras di dalam lemari, maka lemari harus dalam kondisi bersih. 

Baca juga: Jangan Menyimpan Kacang-kacangan di Lemari Dapur, Kenapa?

Penyimpanan dengan suhu yang tepat

Tips menyimpan beras lainnya yaitu menyimpan beras di suhu yang tepat. Untuk mencegah kutu beras, maka pastikan beras disimpan di suhu yang ideal. 

Beras yang disimpan dalam wadah kedap udara dan diletakkan di area bersuhu dingin bisa bertahan sampai 30 tahun lama. Maka dari itu, beras sebaiknya disimpan di dalam kulkas atau ruangan bersuhu dingin. 

Ilustrasi beras. iStockphoto/Oat_Phawat Ilustrasi beras.

Simpan beras secukupnya

Menyimpan beras dalam jumlah banyak sebenarnya bukan sebuah masalah. Namun, alangkah lebih baik jika menyimpan beras dalam jumlah secukupnya. 

Tujuannya agar beras yang disimpan bisa segera dihabiskan dan tidak sampai berkutu.

Baca juga: Jangan Simpan Bahan-bahan Makanan Ini di Lemari Dapur

Jika memiliki banyak beras di rumah, sebaiknya tidak langsung membuka bungkus beras bersamaan. Lebih baik membuka bungkus beras satu persatu agar kualitasnya tetap terjaga. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau