Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 9 Juli 2024, 18:00 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Semangka merupakan jenis buah yang banyak dijumpai saat musim kemarau. Buah semangka banyak disukai karena rasanya yang enak dan segar. 

Tanaman semangka banyak dibudidayakan di Indonesia. Meski mudah tumbuh, untuk mendapatkan tanaman semangka yang tumbuh subur, perawatan yang dilakukan harus maksimal. 

Baca juga: Cara Menanam Semangka Kuning dan Perawatannya

Selain perawatan yang maksimal, ada beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah buah di tanaman semangka, seperti varietas yang ditanam, jarak penanaman, hingga ketersediaan air. 

Dikutip dari Better Homes & Gardens, Selasa (9/7/2024), berikut ini sejumlah tips agar tanaman semangka berbuah maksimal

Menanam semangka di tanah yang subur

Ilustrasi semangkaShutterstock/NOPPHARAT9889 Ilustrasi semangka

Salah satu hal yang mempengaruhi pembuahan tanaman semangka yaitu media tanam yang digunakan. Semangka merupakan tanaman yang membutuhkan banyak nutrisi, sehingga tanaman ini perlu ditanam di lahan yang subur. 

Maka dari itu, sebelum digunakan untuk menanam semangka, lahan harus dipupuk dengan kompos atau pupuk kandang sebagai pupuk dasar. Pupuk tersebut bisa menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman semangka di awal pertumbuhan. 

Baca juga: Cara Budidaya Tanaman Semangka agar Panennya Melimpah

Menanam varietas yang tepat

Varietas semangka sangat beragam. Setiap varietas memiliki karakteristik tersendiri. Pilihlah varietas semangka yang memiliki sifat unggul seperti bisa tumbuh maksimal dan menghasilkan buah yang besar serta manis. 

Selain memperhatikan varietas yang akan ditanam, perhatikan juga benih tanaman tersebut. Pastikan benih semangka tidak rusak, tidak terserang hama maupun patogen, serta tidak tercampur dengan benih lain. 

Buat jarak antar tanaman

Selanjutnya, tips agar tanaman semangka berbuah maksimal yaitu membuat jarak antar tanaman. Jarak tanam berguna untuk mencegah adanya persaingan ruang, tanah, air, dan nutrisi antar tanaman. 

Selain itu, jarak antar tanaman juga bisa mempermudah perawatan tanaman. Dengan demikian, tanaman semangka dapat tumbuh maksimal. 

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Daun Tanaman Semangka Menggulung

Memaksimalkan proses penyerbukan

Bunga semangka perlu diserbuki oleh serangga untuk menghasilkan buah. Untuk mendorong proses penyerbukan, sebaiknya tanam beberapa bunga yang bisa mengundang serangga penyerbuk di sekitar tanaman semangka. 

Beberapa bunga yang bisa mengundang penyerbuk, antara lain nasturtium, marigold, dan bunga lainnya. 

Melakukan pemupukan secara teratur

Memupuk semangka tidak hanya membuat tanaman tumbuh sehat, namun juga bisa membuat tanaman berbuah maksimal. 

Setidaknya ada dua jenis pemupukan yang perlu dilakukan yaitu pemupukan dasar sebelum menanam benih semangka dan pemupukan susulan setelah tanaman tumbuh. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau