Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Keunggulan Detergen Cair Dibandingkan Detergen Bubuk

Kompas.com, 2 September 2024, 19:05 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Jenis detergen yang paling banyak digunakan adalah detergen cair dan bubuk. Setiap jenis detergen memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kamu tentu memiliki beberapa pertimbangan saat memilih detergen, seperti harga, aroma, merek, dan efek terhadap kulit. Namun, di samping faktor tersebut, ada pendapat yang mengatakan bahwa, secara umum, detergen cair lebih unggul dalam dibandingkan detergen bubuk.

Mengutip Better Homes & Gardens dan Tom's Guide, Senin (2/9/2024), berikut ini adalah beberapa keunggulan detergen cair dibandingkan detergen bubuk.

Baca juga: Perlukah Menguji Detergen Sebelum Mencuci Pakaian?

Deterjen cair lebih baik dalam menghancurkan minyak

Ilustrasi detergen cair. SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi detergen cair.

Noda minyak dan lemak dari pakaian bisa sulit diatasi jika cara penanganannya salah. Cobalah deterjen cair untuk menghilangkan noda lemak dengan lebih mudah.Formula detergen cair dapat mengemulsi minyak dan lemak lebih efektif daripada detergen bubuk.

Tuangkan deterjen cair secukupnya ke area yang terkena noda lemak, biarkan meresap selama beberapa menit, lalu gosok lembut dengan tangan sebelum dimasukkan ke mesin cuci. Jika masih ada noda yang tersisa, kamu bisa mengulangi proses tersebut hingga pakaian benar-benar bersih dari noda lemak.

Deterjen cair dapat mengurangi pengendapan air sadah

Air sadah merupakan air yang mengandung beberapa jenis mineral yang menyebabkan air menjadi keruh. Penggunaan air sadah untuk mencuci dapat menyebabkan noda kotor pada pakaian.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Detergen Pods untuk Mencuci Pakaian

Karena detergen cair dapat menghilangkan kotoran dengan lebih mudah, kamu juga bisa menggunakannya untuk noda air sadah.

Deterjen cair meninggalkan lebih sedikit residu

Dibandingkan detergen bubuk, deterjen cair cenderung tidak meninggalkan residu pada pakaian dan kain. Deterjen bubuk dapat tetap menggumpal selama pencucian dan meninggalkan residu setelah pakaian kering.

Meski demikian, penggunaan deterjen apa pun secara berlebihan, termasuk deterjen cair, akan menyebabkan residu. Jadi, pastikan kamu menggunakan detergen, jenis apa pun, dalam jumlah yang tepat untuk setiap pencucian.

Baca juga: 4 Bahan Alami Pengganti Detergen untuk Mencuci Pakaian

Detergen cair lebih mudah ditakar

Detergen cair lebih mudah ditakar dibandingkan detergen bubuk. Dengan demikian, kamu bisa lebih hemat dan tidak berlebih-lebihan saat menggunakan detergen cair.

Biasanya, pada kemasan detergen, terdapat petunjuk takaran yang disesuaikan dengan jumlah pakaian yang dicuci. Ikutilah panduan tersebut jika kamu masih bingung saat menakar detergen.

Deterjen cair lebih larut dalam air

Detergen cair bisa larut dengan baik dalam air panas maupun dingin. Sementara itu, detergen bubuk lebih sulit larut dan terdistribusi dalam air dingin.

Baca juga: 5 Ide Menggunakan Detergen Cair untuk Mengharumkan Rumah

Orang-orang yang tinggal di daerah beriklim dingin mungkin mencuci dengan air yang suhunya sangat dingin. Jadi, detergen cair bisa menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan detergen bubuk.

Detergen cair lebih baik untuk kulit sensitif

Karena bentuknya cair, deterjen cair mudah larut dalam air. Jadi, deterjen cair secara alami lebih baik dibilas selama tahap akhir siklus pencucian.

Dengan demikian, kemungkinan deterjen yang tersisa di pakaian lebih sedikit dibandingkan deterjen bubuk. Hal ini menjadikan detergen cair sebagai pilihan yang lebih baik untuk kulit sensitif dan alergi.

Baca juga: Jangan Gunakan Terlalu Banyak Detergen Saat Mencuci, Ini Bahayanya

Detergen cair lebih baik untuk mesin cuci

Terakhir, keunggulan detergen cair adalah penggunaannya yang lebih baik untuk mesin cuci. Hal ini karena detergen cair tidak akan meninggalkan residu di mesin cuci.

Namun, bukan berarti mesin cuci tersebut tidak perlu pembersihan. Mesin cuci masih perlu dibersihkan secara teratur untuk mencegah sisa sabun dan kerak kapur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau