Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuat Detergen Alternatif untuk Mencuci Pakaian

Kompas.com, 4 Juni 2024, 07:58 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAs.com - Dalam kesibukan mencuci pakaian, terkadang Anda kehabisan detergen yang menjadi senjata utama membersihkan pakaian dan kain. 

Namun, saat itulah, sebaiknya, Anda mengetahui apa yang harus digunakan sebagai pengganti detergen yang aman, yang akan menyelesaikan pekerjaan sampai Anda pergi ke toko. 

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Noda Detergen dari Pakaian

Detergen alternatif ini tak kalah efektif dengan detergen komersial yang ada di pasaran. Anda bisa membuat detergen dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. 

Pastikan bahan-bahan tersebut efektif mencuci pakaian dan tidak merusaknya.

Nah, dilansir dari The Spruce, Selasa (4/6/2024), berikut cara membuat detergen alternatif untuk mencuci pakaian

Bilas botol atau kotaknya

Ilustrasi detergen ramah lingkungan, detergen berbahan alami.SHUTTERSTOCK/SAVANEVICH VIKTAR Ilustrasi detergen ramah lingkungan, detergen berbahan alami.
Isi botol detergen cair atau kotak detergen bubuk Anda yang "kosong" dengan air hangat, lalu kocok dengan baik, dan kosongkan cairannya ke dalam drum mesin cuci.

Anda akan mendapatkan produk yang cukup untuk mencuci pakaian berukuran sedang.

Sebagian besar dari kita menggunakan terlalu banyak detergen saat mencuci pakaian. Padahal, mesin cuci efisiensi tinggi hanya membutuhkan dua sendok teh detergen efisiensi tinggi.

Jadi, pastikan mengikuti panduan pencucian pada label perawatan pakaian dan gunakan suhu air yang tepat untuk kain. 

Baca juga: Selain Pakaian, Ini 7 Benda yang Bisa Dibersihkan dengan Detergen

Gunakan boraks binatu atau baking soda

Selanjutnya, cara membuat detergen alternatif untuk mencuci pakaian adalah menggunakan boraks binatu atau baking soda.

Untuk menyempurnakan detergen terakhir Anda, tambahkan 354 boraks atau baking soda. Produk-produk ini berfungsi sebagai penguat detergen dan membantu membersihkan pakaian.

Tempatkan produk kering langsung ke dalam drum mesin cuci sebelum menambahkan detergen, pakaian kotor, dan air.

Jika tidak memiliki detergen sama sekali, gunakan 236 boraks atau baking soda kue untuk muatan normal. Pakaian akan lebih bersih dari yang Anda bayangkan berkat aksi bahan pembersih, air, dan agitasi dari mesin cuci.

Sekali lagi, lakukan pra-perawatan noda sebelum mencuci pakaian dan gunakan suhu air terhangat yang direkomendasikan untuk pakaian. 

Baca juga: Berapa Banyak Detergen yang Digunakan untuk Mencuci Pakaian?

Gunakan pemutih berbasis oksigen

ilustrasi detergen bubuk dan cairShutterstock/New Africa ilustrasi detergen bubuk dan cair
Sebagai upaya terakhir jika Anda tidak memiliki detergen, gunakan 236 mililiter pemutih oksigen bubuk. Tambahkan bubuk tersebut ke dalam drum mesin cuci yang kosong sebelum menambahkan cucian kotor dan air. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau