Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Banyak Detergen yang Digunakan untuk Mencuci Pakaian?

Kompas.com, 11 Januari 2024, 21:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Detergen menjadi bahan utama untuk mencuci pakaian. Detergen berfungsi membersihkan noda dan kotoran dari pakaian serta menghilangkan bau.

Namun, masih banyak orang yang salah menggunakan detergen ketika mencuci pakaian. Penggunaan detergen tergantung pada banyaknya cucian, ukuran mesin cuci, jenis detergen, seberapa kotor pakaian, dan tingkat kesadahan air. 

Nah, disadur dari The Spruce, Kamis (11/1/2024), berikut jumlah detergen yang digunakan untuk mencuci pakaian. 

Baca juga: Bolehkah Menyiram Tanaman Bunga dengan Air Detergen?

Berapa banyak detergen yang digunakan untuk mencuci pakaian? 

Ilustrasi deterjen bubuk.SHUTTERSTOCK/UDOMSOOK Ilustrasi deterjen bubuk.
Jumlah detergen yang tepat untuk digunakan bervariasi berdasarkan konsentrasi detergen (2X, 4X, atau 10X) dan apakah Anda menggunakan mesin cuci standar atau mesin cuci efisiensi tinggi.

Satu sendok teh detergen 2X cukup untuk membersihkan muatan pakaian berukuran normal pada mesin cuci efisiensi tinggi dan dua sendok makan detergen 2X cukup untuk mesin cuci standar.

Menggunakan lebih sedikit detergen seharusnya tidak mempengaruhi aroma pakaian. Beban pakaian berukuran normal umumnya memiliki berat sekitar 2,7 kilogram. 

Baca juga: 4 Bahan Alami Pengganti Detergen untuk Mencuci Pakaian

Untuk pakaian yang banyak, gunakan detergen tidak lebih dari dua sendok makan. Jangan pernah mengisi tutup atau cangkir pengukur detergen karena jumlah detergen yang terlalu banyak akan membuat sebagian besar mesin cuci tidak dapat bekerja dengan baik.

Ukuran beban, tingkat kesadahan tanah pada pakaian, dan tingkat kesadahan pasokan air  juga dapat memengaruhi berapa banyak detergen yang harus digunakan.

Jika merendam pakaian yang bernoda berat, gunakan jumlah detergen yang sama dengan yang akan digunakan untuk pakaian penuh. 

Apabila hanya merendam satu pakaian, gunakan satu sendok teh detergen cair atau bubuk per satu 3,7 liter air. 

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Detergen Pods untuk Mencuci Pakaian

Tanda-tanda menggunakan terlalu banyak detergen

  • Sisa detergen tertinggal pada pakaian.
  • Cucian terasa sabun atau lengket.
  • Pakaian terasa kaku dan gatal.
  • Pakaian berwarna terlihat kusam dan pakaian putih terlihat abu-abu.
  • Mesin cuci efisiensi tinggi berbau apak atau sangat tidak enak

Berapa banyak detergen untuk mesin cuci efisiensi tinggi? 

Ilustrasi deterjen cair. SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi deterjen cair.
Baik memiliki mesin cuci bukaan depan maupun bukaan atas dengan efisiensi tinggi, Anda menggunakan lebih sedikit air per muatan dibanding mesin cuci standar.

Tanpa kelebihan air untuk mendistribusikan detergen, kemudian membilasnya, Anda harus menggunakan lebih sedikit detergen. Berikut jumlah detergen untuk mesin cuci efensiasi tinggi.

1. Jumlah optimal detergen cair 2X untuk mesin cuci berefisiensi tinggi adalah dua sendok teh detergen cair 4X, satu sendok teh, deterjen cair 10X: 1/4 sendok teh untuk cucian seberat 12 pon. 

Baca juga: Perlukah Menguji Detergen Sebelum Mencuci Pakaian?

2. Jika tinggal di daerah dengan air sadah, gunakan lebih sedikit lagi. Untuk air sadah yang tidak diolah, gunakan sekitar seperempat lebih banyak produk per muatan.

3. Jika menggunakan paket yang sudah ditakar sebelumnya, gunakan hanya satu paket per cucian. Ikuti petunjuk penggunaan pada label dan paket akan larut dan menyebar dengan benar.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau