Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menghilangkan Noda Darah dari Pakaian, Seprai, dan Kasur

Kompas.com, 14 Juli 2025, 17:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Noda darah dari luka, goresan kecil, hingga darah haid, bisa mengenai pakaian, seprai, hingga berbagai jenis kain. 

Noda darah cepat mengering dan bisa sangat sulit dihilangkan dari kain, terlebih bila noda sudah sangat lama. Noda darah yang sudah lama atau mengering meninggalkan bekas berwarna karat. 

Baca juga: Cara Menghilangkan Noda Darah dari Seprai dan Kasur

Namun, untuk noda darah yang masih segar atau baru meninggalkan bekas berwarna merah yang mudah dihilangkan

Maka itu, perlu mengambil tindakan cepat begitu noda darah terjadi demi mengembalikan pakaian ke keadaan semula.

Namun, sebelum memulai, selalu periksa label perawatan untuk memastikan penghilang noda atau pemutih yang kuat tidak akan merusak kain.

Pemutih tidak boleh digunakan pada kain halus, seperti wol, sutra, mohair, kulit, spandeks, atau apa pun yang tidak mudah luntur.

Berhati-hatilah saat mencoba metode menghilangkan noda darah di internet. Meski ada banyak pengobatan rumahan, seperti hidrogen peroksida, cuka atau pasta gigi, para ahli pembersih mengatakan beberapa di antaranya bisa lebih berbahaya daripada bermanfaat.

Dilansir dari Good Housekeeping, Senin (14/7/2025), Carolyn Forté, Direktur Eksekutif Good Housekeeping Institute Cleaning Lab, berbagi cara menghilangkan noda darah dari pakaian, baik yang terbuat dari katun, poliester, linen, maupun bahan lainnya. 

Baca juga: Cara Menghilangkan Noda Darah dari Kasur

Cara menghilangkan noda darah segar dari pakaian

Ilustrasi noda darah pada seprai.Shutterstock/HalynaRom Ilustrasi noda darah pada seprai.
Sama dengan kebanyakan noda lainnya, darah paling mudah dihilangkan saat masih segar. Langkah-langkah di bawah dapat digunakan pada sebagian besar jenis kain luntur, termasuk jeans dan kaus katun putih, bahkan bekerja baik untuk menghilangkan noda darah dari seprai

  • Alat dan bahan 

  1. Sabun batangan.
  2. Hidrogen peroksida. 
  3. Pemutih yang aman untuk kain.
  4. Pengolah awal cucian.
  5. Detergen cair yang mengandung enzim
  • Rendam noda dalam air dingin sesegera mungkin

Jika noda darah masih sangat segar, letakkan di bawah air dingin yang mengalir dan cobalah membilas sebanyak mungkin darah segar yang ada. 

Baca juga: Cara Membersihkan Noda Darah dari Pakaian dan Kain

  • Atasi noda darah dengan hidrogen peroksida atau gosokkan sabun batangan 

Selanjutnya, cara menghilangkan noda darah dari pakaian adalah mengoleskan hidrogen peroksida.

Oleskan hidrogen peroksida pada kain, kemudian gunakan kain tersebut untuk mengelap noda darah.

Untuk noda darah yang sangat berat dan hanya jika kainnya luntur, oleskan hidrogen peroksida dengan hati-hati langsung ke noda atau rendam noda dalam mangkuk kecil berisi hidrogen peroksida. Gosok pakaian yang terkena noda darah dengan tangan menggunakan sabun batangan dalam air dingin.

  • Oleskan pra-pengolahan cucian atau gosok dengan detergen cair yang mengandung enzim 

Cuci pakaian dengan mesin cuci dalam air hangat dengan pemutih yang aman untuk kain. Jika pakaian tidak tahan terhadap pemutih klorin atau pemutih non-klorin, cobalah pembersih noda.

Selalu uji coba produk baru terlebih dahulu dengan mengoleskan sedikit pada bagian dalam jahitan atau keliman pakaian.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau