Penulis
KOMPAS.com - Membersihkan rumah memang tampak sederhana, tapi menggunakan alat pembersih yang salah justru bisa merusak permukaan, menyebarkan bakteri, atau membuat pekerjaan jadi sia-sia.
Tidak heran, para profesional kebersihan menyarankan beberapa alat yang sebaiknya tidak digunakan karena dinilai tidak efektif atau bahkan kontraproduktif.
Dilansir dari Southern Living, berikut beberapa alat pembersih yang sebaiknya kamu hindari di rumah.
Baca juga: Jangan Gunakan Alat Ini untuk Membersihkan Dapur, Bikin Semakin Kotor
Spons ini kerap digunakan untuk menggosok noda membandel. Namun, teksturnya yang kasar bisa menyebabkan goresan pada permukaan seperti granit, stainless steel, atau keramik.
Padahal, dengan produk pembersih yang tepat, banyak noda bisa dihilangkan tanpa perlu menggosok keras.
Profesional menyarankan untuk membiarkan pembersih bekerja beberapa menit sebelum dibersihkan, sehingga hasilnya lebih maksimal tanpa merusak permukaan.
Baca juga: 5 Cara Mengatasi Toilet Mampet Tanpa Alat Penyedot
Meski terlihat praktis, kemoceng hanya memindahkan debu dari satu tempat ke tempat lain, bukan menghilangkannya.
Debu yang beterbangan akan kembali menempel, membuat ruangan tetap kotor.
Sebagai gantinya, gunakan kain mikrofiber yang dapat menangkap dan mengunci debu, sehingga udara dan permukaan rumah tetap bersih lebih lama.
Baca juga: 7 Alat Kebersihan yang Harus Sering Diganti
Sikat ini cocok untuk area luar seperti teras atau garasi, tapi terlalu agresif untuk digunakan di dalam rumah.
Penggunaannya di permukaan seperti lantai atau ubin justru bisa meninggalkan goresan.
Profesional lebih memilih sikat berbulu halus atau alat pembersih elektrik dengan tekanan yang dapat diatur.
Baca juga: Kerap Diabaikan, 5 Alat Pembersih Rumah Ini Perlu Dibersihkan Rutin
Beberapa produk mengeklaim dapat membersihkan tanpa perlu dibilas. Namun, menurut para ahli, produk seperti ini sering meninggalkan residu kimia yang tidak terlihat.
Sisa bahan kimia ini bisa membuat permukaan lengket dan justru menarik kotoran baru.
Untuk hasil yang lebih bersih, pilih produk pembersih yang memang dirancang untuk dibersihkan ulang dengan air.
Baca juga: 6 Penyebab Alat Penyedot Debu Bau, Apa Saja?