Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Mengatasi Toilet Mampet Tanpa Alat Penyedot

Kompas.com, 25 Juni 2025, 18:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Toilet mampet memang bikin panik, apalagi jika tidak ada plunger atau alat penyedot di rumah.

Meski begitu, ada beberapa cara mudah mengatasi toilet yang tersumbat tanpa harus menggunakan plunger.

Bahan-bahan yang digunakan pun biasanya tersedia di rumah, seperti baking soda, air panas, dan sabun cuci piring.

Dilansir dari The Spruce, berikut ini beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi toilet mampet tanpa alat penyedot.

Baca juga: Tangki Toilet Harus Rutin Dibersihkan, Ini Alasannya

Baking soda dan cuka

Kombinasi baking soda dan cuka menghasilkan reaksi gelembung yang bisa membantu melonggarkan sumbatan, caranya:

  • Gunakan sarung tangan, buang sebagian air dalam toilet.
  • Tuangkan 240 ml baking soda ke dalam lubang toilet.
  • Tambahkan 240 ml cuka putih secara perlahan.
  • Tunggu 10-15 menit, kemudian siram toilet.

Air panas

Air panas dapat membantu menghancurkan sumbatan lunak seperti tisu pada toilet, caranya:

  • Panaskan air (hindari air mendidih agar tidak merusak porselen).
  • Buang sebagian air dari kloset.
  • Tuangkan air panas ke dalam lubang toilet dan diamkan sejenak.
  • Siram seperti biasa.

Baca juga: Jangan Dibuang, Ini 5 Manfaat Gulungan Tisu Toilet di Kebun

Botol plastik 2

Botol plastik bisa digunakan untuk menciptakan tekanan seperti plunger, caranya:

  • Isi botol ukuran 2 liter dengan air panas.
  • Tutup lubang botol dengan ibu jari.
  • Masukkan ke lubang toilet, lalu tekan dengan kuat untuk mengeluarkan air.
  • Tekanan dari air bisa mendorong sumbatan keluar.

Gantungan kawat

Gantungan baju dari kawat bisa berfungsi sebagai alat bantu seperti “toilet auger”, caranya:

  • Luruskan gantungan baju, lalu bentuk ujungnya seperti kait.
  • Masukkan ke dalam saluran toilet.
  • Putar dan tarik kembali untuk mengangkat sumbatan.

Baca juga: Cara Mengatasi Toilet yang Tersumbat dengan Baking Soda

Sabun cuci piring

Sabun membantu membuat permukaan toilet lebih licin sehingga sumbatan lebih mudah meluncur, caranya:

  • Tuangkan 120 ml sabun cuci piring ke lubang kloset.
  • Diamkan selama 15 menit.
  • Siram dengan air panas.

Tips mencegah toilet mampet

Agar toilet tidak mudah tersumbat, hindari membuang barang-barang berikut ke dalamnya:

  • Tisu basah
  • Pembalut atau tampon
  • Popok
  • Kapas, cotton bud
  • Sisa makanan dan minyak
  • Tisu dapur

Baca juga: 3 Cara Membersihkan Sikat Toilet agar Tidak Jadi Sarang Kuman

Perlu diingat bahwa toilet hanya aman untuk kotoran, urine, dan tisu toilet yang mudah hancur dalam air.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau