Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenapa Tomat di Pohon Tidak Berubah Merah? Ini Beberapa Penyebabnya

Kompas.com, 13 Juli 2025, 22:09 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Tomat merupakan salah satu tanaman favorit banyak orang yang hobi berkebun.

Namun, tidak sedikit yang mengeluhkan tomat yang tumbuh besar dan sehat tetapi tidak kunjung berubah warna menjadi merah.

Lantas, mengapa hal ini bisa terjadi? Dilansir dari Southern Living, berikut ini penjelasan mengenai penyebab umum tomat tidak matang, serta cara mempercepat proses pematangannya, baik di pohon maupun setelah dipanen.

Baca juga: Buah Tomat Berukuran Kecil Saat Panen? Ini Penyebab dan Mencegahnya

Kenali varietas tomat

Sebelum mengira tomat tidak matang, pastikan terlebih dahulu jenis tomat yang kamu tanam.

Tidak semua tomat akan berubah menjadi merah saat matang. Beberapa varietas justru memiliki warna matang kuning, oranye, atau ungu.

Jika tomat kamu seharusnya berwarna merah dan tetap hijau, mungkin ada beberapa faktor yang menghambat proses pematangannya.

Baca juga: Cara Menanam dan Merawat Tanaman Tomat di Air, Tidak Perlu Tanah

Suhu tidak stabil

Suhu sangat memengaruhi pembentukan pigmen warna tomat. Suhu ideal untuk pematangan tomat sekitar antara 20-27 derajat celsius.

Jika suhu terlalu panas (di atas 29-32 derajat celsius), pigmen seperti likopen dan karoten yang memberi warna merah dan oranye tidak akan terbentuk. Sementara suhu yang terlalu dingin memperlambat metabolisme tanaman.

Dalam kondisi ekstrem, energi tanaman akan dialihkan untuk bertahan hidup, bukan untuk mematangkan buah.

Baca juga: Bolehkah Kulit Jeruk Dijadikan Pupuk untuk Tanaman Tomat?

Kelebihan nitrogen

Pemupukan nitrogen berlebih bisa mendorong pertumbuhan daun dan batang, namun menghambat perkembangan buah.

Saat tomat mulai berbunga, gunakan pupuk dengan kandungan nitrogen rendah dan fosfor serta kalium tinggi, seperti pupuk 5-10-5 atau 10-20-10.

Penyiraman berlebihan juga bisa menyebabkan akar kekurangan oksigen dan memperlambat proses pematangan.

Baca juga: Manfaat Mengejutkan Cangkang Telur untuk Tanaman Tomat

Buah terlalu banyak dalam satu tanaman

Tanaman yang menghasilkan terlalu banyak buah akan mengalami persaingan nutrisi. Hal ini diperparah jika tanaman mengalami stres akibat panas atau kekeringan.

Solusinya, lakukan penjarangan dengan memetik sebagian buah hijau yang sudah besar untuk dimatangkan di dalam ruangan. Ini akan membantu buah lain matang lebih cepat di pohon.

Terlalu banyak paparan sinar matahari langsung

Meski tanaman tomat butuh sinar matahari penuh, buahnya tidak harus langsung terpapar.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau