Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 18 November 2025, 10:41 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Bunga kacapiring atau gardenia merupakan salah satu tanaman hias tropis paling diminati karena bunganya yang putih bersih, wangi, dan tampilannya yang elegan. 

Namun, tidak semua tanaman kacapiring bisa berbunga lebat. Banyak tanaman yang terlihat sehat, tetapi bunganya jarang muncul atau tumbuh tidak maksimal. 

Kunci utama untuk membuat kacapiring berbunga melimpah terletak pada pemenuhan kebutuhan dasarnya dan perawatan yang tepat. Dengan perhatian khusus, tanaman ini bisa menjadi tumbuh subur sepanjang tahun.

Cara membuat tanaman kacapiring berbunga lebat 

Dilansir dari The Spruce, berikut adalah beberapa cara membuat tanaman kacapiring berbunga lebat dan subur.

Baca juga: 5 Tanaman Bunga yang Bisa Bawa Hoki ke Rumah

Beri cahaya yang cukup 

Cahaya merupakan faktor penting dalam merangsang pembentukan bunga. Kacapiring menyukai cahaya terang, tetapi tidak langsung. Oleh karena itu, posisi terbaik untuk menanamnya adalah area yang mendapat sinar matahari pagi, namun terlindung dari terik siang yang panas. 

Cahaya pagi cukup untuk proses fotosintesis sekaligus merangsang munculnya bunga, sedangkan sinar matahari langsung bisa menyebabkan daun menguning dan bunga cepat layu. 

Untuk tanaman yang diletakkan di dalam ruangan, jendela yang menerima cahaya alami dengan intensitas sedang sangat ideal.

Pilih media tanam yang tepat

Tanah juga menentukan jumlah bunga yang dihasilkan. Kacapiring tumbuh subur pada tanah asam, kaya bahan organik, dan memiliki drainase baik agar akar tidak tergenang. 

Baca juga: 9 Bunga yang Dapat Membawa Keberuntungan ke Rumah

Tingkat keasaman tanah ideal berada di pH 5,0-6,0. Tanah yang terlalu basa membuat nutrisi sulit terserap dan menghambat pembentukan bunga. 

Menambahkan sulfur pertanian atau pupuk khusus tanaman asam dapat menyeimbangkan pH tanah, sehingga tanaman dapat menyerap nutrisi dengan optimal.

Siram secara rutin 

Kacapiring membutuhkan kelembapan tanah yang stabil, sekitar 2,5 cm air per minggu. Penyiraman sebaiknya dilakukan dengan cara tetes agar daun tetap kering. 

Daun yang lembap terlalu lama dapat menimbulkan jamur atau penyakit seperti bercak daun dan embun tepung, yang dapat mengurangi jumlah bunga. Pastikan air terserap ke akar tanpa membuat media terlalu basah.

Baca juga: 5 Tempat yang Harus Dihindari untuk Menanam Bunga Peony agar Subur

Pastikan suhu dan kelembapan ideal

Tanaman kacapiring tidak tahan dengan suhu dingin. Suhu optimal berada di atas 15 derajat Celsius, dan kelembapan udara sebaiknya lebih dari 60 persen.

Kelembapan tinggi membantu daun tetap hijau dan tunas bunga berkembang dengan baik. Untuk tanaman di dalam ruangan, penggunaan humidifier atau penyemprotan air di sekitar tanaman secara rutin dapat menciptakan kondisi lembap yang ideal.

Pupuk secara rutin 

Pemupukan yang tepat mendorong pertumbuhan bunga yang lebat. Kacapiring cocok dipupuk dengan pupuk untuk tanaman asam, seperti pupuk azalea atau kamelia. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau