Penulis
KOMPAS.com - Kapur barus dikenal memiliki bau yang tajam dan menyengat.
Karena aromanya yang kuat, banyak orang percaya bahan ini efektif untuk mengusir tikus dari rumah. Namun, benarkah anggapan demikian?
Faktanya, kapur barus tidak terbukti ampuh mengusir tikus. Para ahli pengendalian hama menegaskan bahwa penggunaan kapur barus untuk tujuan tersebut hanyalah mitos yang terus berulang di masyarakat.
Memahami fungsi kapur barus yang sebenarnya penting agar masyarakat tidak salah langkah, yang justru bisa membahayakan kesehatan penghuni rumah.
Baca juga: 5 Cara Mengusir Kucing Liar dari Kebun Secara Manusiawi
Berdasarkan keterangan National Pesticide Information Center, kapur barus, baik dalam bentuk bola, serpihan, kristal, maupun batangan, tergolong sebagai insektisida.
Bahan ini bekerja dengan melepaskan gas beracun di ruang tertutup dan kedap udara untuk membunuh ngengat pakaian, kutu perak, serta serangga pemakan serat yang merusak kain wol.
Namun, kapur barus tidak dirancang untuk mengusir atau membasmi hewan pengerat seperti tikus.
Bahkan, dilansir dari The Spruce, terdapat banyak metode pengendalian ngengat yang lebih aman dan minim risiko dibandingkan kapur barus.
Baca juga: 4 Tanaman yang Dapat Mengusir Laba-laba dari Rumah
Selain itu, National Poison Control Center memperingatkan bahwa paparan uap kapur barus secara berlebihan, tertelan, atau sering disentuh dapat berdampak toksik bagi manusia.
Menurut para ahli, kapur barus kerap digunakan di lokasi yang tidak tepat dan untuk sasaran hama yang keliru.
Mitos ini bertahan karena kapur barus kadang diklasifikasikan sebagai rodentisida, yakni zat yang dapat membunuh tikus.
Namun, dalam praktiknya, tikus tidak akan memakan kapur barus selama masih tersedia sumber makanan lain di sekitarnya.
Baca juga: Betulkah Ampas Kopi Dapat Mengusir Siput dari Tanaman dan Kebun?
Artinya, kapur barus bukanlah penangkal yang efektif. Bau menyengatnya pun tidak cukup kuat untuk membuat tikus menjauh secara permanen.
Alih-alih mengusir tikus, kapur barus justru lebih sering menimbulkan masalah baru.
Di dalam rumah, bau kapur barus dapat menempel pada pakaian dan menyebar ke udara, yang menyebabkan ketidaknyamanan.