Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Mawar dari Stek agar Bisa Berbunga

Kompas.com, 4 Januari 2026, 20:53 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Menanam mawar dari stek dikenal sebagai metode perbanyakan tanaman yang cukup menantang. Teknik ini kurang cocok bagi pemula karena membutuhkan pengetahuan dasar berkebun, ketelatenan, serta waktu yang panjang. 

Bahkan, dengan perawatan terbaik, mawar hasil stek umumnya baru akan berbunga setelah sekitar tiga tahun.

Meski demikian, metode ini tetap menarik bagi penyuka tanaman hias yang ingin mencoba tantangan baru. Selain lebih hemat karena tidak perlu membeli bibit, menanam mawar dari stek juga memberikan kepuasan tersendiri saat melihat tanaman tumbuh dari awal.

Alat dan bahan yang perlu disiapkan 

Sebelum memulai proses penanaman, penting untuk memastikan semua alat dan bahan sudah tersedia. Persiapan yang matang membantu meningkatkan peluang keberhasilan stek mawar. 

Baca juga: 8 Tips Menanam Mawar di Pot agar Bisa Berbunga

Dilansir dari Martha Stewart, berikut adalah alat dan bahan yang perlu disiapkan sebelum menanam mawar dari stek.

Peralatan berkebun 

Peralatan yang dibutuhkan meliputi gunting kebun atau pisau tajam yang bersih untuk memotong batang. Alat yang tajam membantu menghasilkan potongan rapi, sehingga batang tidak rusak dan lebih mudah berakar.

Media tanam

Selain alat potong, siapkan pot kecil berdiameter sekitar 10 cm untuk tahap awal dan pot lanjutan berukuran 15-18 cm. 

Pensil digunakan untuk membuat lubang tanam, sementara bubuk hormon perakaran berfungsi merangsang pertumbuhan akar. Campuran tanah pot yang gembur dan memiliki drainase baik juga sangat diperlukan.

Baca juga: 6 Penyebab Daun Mawar Menguning dan Cara Mengatasinya

Tips Memilih batang mawar untuk stek

Pemilihan batang yang tepat menjadi kunci utama keberhasilan stek mawar. Batang yang sehat akan lebih mudah membentuk akar baru.

Cara memilih batang mawar yang sehat 

Pilih batang mawar yang sudah selesai berbunga, bebas dari penyakit, dan memiliki ketebalan kira-kira sebesar pensil. 

Potong batang sepanjang sekitar 9 cm dengan memastikan terdapat minimal empat ruas. Dua ruas akan berada di bawah tanah, sedangkan dua ruas lainnya berada di atas permukaan tanah.

Siapkan stek

Setelah batang dipotong, buang semua daun dan sisa bunga agar energi tanaman terfokus pada pembentukan akar. 

Baca juga: 5 Cara Membuat Mawar Cepat Berbunga dan Tidak Mudah Mati

Gunakan pisau tajam untuk mengikis tipis lapisan hijau di bagian bawah batang, kemudian celupkan ujungnya ke dalam bubuk hormon perakaran dan buang kelebihan bubuk.

Cara menanam stek mawar di pot 

Menanam stek mawar perlu dilakukan dengan hati-hati agar batang tidak rusak dan mampu beradaptasi dengan media tanam. Berikut adalah cara-caranya:

Cara menanam di pot kecil

Isi pot kecil dengan media tanam dan basahi secukupnya hingga lembap. Buat lubang menggunakan pensil, lalu tanam stek hingga dua ruas tertutup tanah. Padatkan tanah di sekitar batang dan siram kembali secara perlahan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau