Penulis
KOMPAS.com - WC mampet menjadi salah satu masalah rumah tangga yang cukup sering terjadi. Penyebabnya beragam, mulai dari penumpukan kotoran, tisu, hingga benda lain yang tidak sengaja masuk ke dalam saluran pembuangan.
Untuk mengatasinya, sebagian orang mencoba berbagai cara, termasuk menggunakan soda api atau soda kaustik.
Bahan kimia ini sering disebut-sebut mampu membantu membuka sumbatan di saluran air. Namun, apakah soda api untuk toilet mampet efektif dan aman digunakan?
Mengutip Lanes Drainage Services, soda api atau soda kaustik dikenal juga sebagai natrium hidroksida (NaOH). Bahan ini memiliki sifat sangat basa dan korosif.
Soda kaustik biasanya tersedia dalam berbagai bentuk, seperti pelet, serpihan, bubuk, atau larutan. Zat ini mudah larut dalam air dan dapat memicu reaksi kimia yang cukup kuat.
Baca juga: Wastafel Sering Mampet Gara-gara Rambut? Ini Cara Mengatasinya
Ketika bereaksi dengan bahan organik seperti sisa makanan, rambut, atau lemak, soda kaustik dapat membantu menguraikan material tersebut. Inilah yang membuatnya sering digunakan untuk mengatasi saluran air yang tersumbat.
Beberapa orang menggunakan soda api untuk kloset atau saluran air yang mampet. Prosesnya umumnya dilakukan dengan mencampurkan soda kaustik dengan air terlebih dahulu.
Setelah larut, cairan tersebut kemudian dituangkan secara perlahan ke dalam saluran yang tersumbat. Larutan dibiarkan bekerja selama sekitar 30 menit hingga satu jam agar reaksi kimia dapat menguraikan material penyumbat.
Setelah itu, saluran biasanya dibilas menggunakan air panas agar sisa kotoran ikut terbawa aliran air.
Dalam beberapa kasus, alat penyedot toilet atau alat pembersih saluran juga digunakan untuk membantu mendorong sumbatan keluar.
Penggunaan soda api untuk toilet mampet dikenal cukup efektif dalam melarutkan bahan organik yang menjadi penyebab utama penyumbatan saluran air.
Baca juga: 3 Hal Ini Sering Bikin Wastafel Mampet
Selain itu, bahan ini relatif mudah ditemukan di pasaran dan harganya cukup terjangkau. Karena mudah terurai secara alami, sebagian orang juga menganggapnya lebih ramah lingkungan dibandingkan beberapa pembersih saluran kimia lainnya.
Meski cukup efektif, penggunaan soda api buat WC mampet juga memiliki sejumlah risiko.
Sifatnya yang sangat korosif dapat merusak pipa dan sistem drainase rumah, terutama jika digunakan terlalu sering atau dalam jumlah besar. Kerusakan ini bisa menyebabkan kebocoran atau masalah perpipaan lain yang biayanya jauh lebih mahal untuk diperbaiki.
Selain itu, soda api juga berbahaya bagi manusia. Jika terkena kulit atau mata, bahan ini dapat menyebabkan iritasi hingga luka bakar. Uap yang dihasilkan juga dapat berbahaya jika terhirup.