Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Caranya Mempercepat Proses Pengeringan Cor Beton

Kompas.com, 26 Januari 2026, 11:41 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Proses pengeringan cor beton (setting beton) merupakan tahap krusial dalam pekerjaan konstruksi.

Untuk diketahui, lama pengeringan cor beton membutuhkan waktu tertentu agar mencapai kekuatan yang cukup sebelum bekisting dibuka atau struktur digunakan. Namun, dalam kondisi tertentu, proses ini perlu dipercepat.

Kebutuhan mempercepat proses pengeringan cor semen biasanya muncul pada proyek dengan tenggat waktu ketat, pekerjaan perbaikan darurat, atau struktur yang harus segera difungsikan.

Lalu, bagaimana cara mempercepat proses pengeringan cor semen tanpa mengorbankan kualitas beton?

Mempercepat proses pengeringan cor beton

Praktisi kontruksi jalan dan jembatan, Riski Wahyudi, menjelaskan salah satu cara paling umum untuk mempercepat proses pengeringan cor semen adalah dengan menggunakan semen tipe khusus yang memang dirancang untuk cepat mengeras.

Baca juga: Plus Minus Jalan Beton Dibanding Aspal Menurut Dosen Teknik Sipil

Jenis semen ini memiliki waktu ikat (setting time) lebih singkat dibandingkan semen Portland biasa. Karena itu, beton bisa mencapai kekuatan awal lebih cepat sehingga bekisting dapat dibuka lebih awal.

"Untuk mempercepat proses setting atau pengeringan beton dapat menggunakan semen tipe khusus," ujar Riski saat dihubungi, Senin (26/1/2026).

Ia melanjutkan, cara lainnya untuk mempercepat proses pengeringan cor beton adalah dengan menambahkan bahan tambahan yang disebut dengan admixture.

Dalam praktik konstruksi, bahan ini sering disebut sebagai "obat beton". Admixture jenis accelerator berfungsi mempercepat proses setting beton sehingga beton lebih cepat mengeras dan memperoleh kekuatan awal.

Baca juga: Ini Sebabnya Jalan Beton Baru Tak Langsung Dibuka Meski Sudah Kering

"Dapat juga menggunakan bahan tambah atau admixture atau juga bisa disebut obat beton untuk mempercepat setting saat dibutuhkan sesuai dengan persetujuan perencana dan pengawas lapangan," ungkap Riski.

Dosen Teknik Sipil Untara ini menjelaskan, penggunaan semen tipe khusus maupun admixture untuk memodifikasi lama pengeringan cor beton wajib mendapatkan persetujuan dari perencana dan pengawas lapangan.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa percepatan pengeringan tidak menurunkan mutu beton atau membahayakan kekuatan struktur dalam jangka panjang.

Kesalahan dalam pemilihan material atau dosis bahan tambah justru dapat menyebabkan beton retak, susut berlebihan, atau tidak mencapai kuat tekan yang direncanakan.

Baca juga: Jalan Aspal Vs Beton, Mana Lebih Awet?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau