SUMATERA BARAT, KOMPAS.com - Sistem one way (satu arah) diberlakukan di kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat, selama lima hari periode Lebaran 2026, yakni pada H-2 Lebaran 2026 hingga H-1 serta H+1 hingga H+3 Lebaran untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas (lalin).
Berdasarkan ketentuan, rekayasa lalu lintas ini diterapkan pada 19 Maret 2026–20 Maret 2026 dan 22 Maret 2026–24 Maret 2026 dengan pengaturan berbasis waktu.
Baca juga: Mudik Lebaran, Lembah Anai Dibuka 24 Jam
Arus dari Padang menuju Padang Panjang diberlakukan pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB, sedangkan arah sebaliknya pukul 14.00 WIB sampai 18.00 WIB.
Pemberlakuan ini merupakan bagian dari fungsional jalur Lembah Anai yang dibuka selama periode H-10 Lebaran 2026 hingga H+10 Lebaran 2026 dengan operasional 24 jam, sebagaimana ditetapkan melalui surat keputusan Gubernur Sumatra Barat.
Jalur tersebut diperuntukkan bagi kendaraan ringan roda empat (R4) dan sepeda motor (R2).
PT Hutama Karya Infrastruktur atau HKI sebelumnya telah melakukan sejumlah penanganan pada jalur Lembah Anai yang terdampak bencana banjir dengan progres mencapai 42,87 persen hingga akhir Februari.
Seiring capaian tersebut, jalur dapat difungsionalkan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama mudik dan arus balik Lebaran.
“Dalam rangka mendukung fungsional Lebaran, kami mempercepat pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan badan jalan sehingga H-10 Lebaran alat-alat yang digunakan sudah bisa dikeluarkan dari lokasi pekerjaan untuk ditempatkan ke tempat yang telah ditentukan,” ujar Direktur Operasi III HKI Aditya Novendra Jaya, Kamis (19/3/2026).
Baca juga: 5 Hari Fungsional, Tol Pamungkas Trans Jawa Dilintasi 55.572 Kendaraan
HKI mencatat pekerjaan soldier pile telah mencapai 724 titik dari total 905 titik dengan titik kritis berada di KM 66+700.
Selain itu, penanganan lereng di KM 63+500 melalui metode shotcrete telah mencapai progres 75 persen sebagai bagian dari upaya penguatan struktur lereng.
Untuk mendukung kelancaran selama periode Lebaran, HKI mempercepat pekerjaan yang berkaitan dengan badan jalan.
Peralatan konstruksi juga telah disiapkan untuk dikeluarkan dari lokasi sebelum H-10 Lebaran 2026 guna memastikan jalur dapat digunakan secara optimal.
Baca juga: Lebaran, Lembah Anai Open Traffic 24 Jam Selama 16 Hari
Sebagai dukungan tambahan, HKI bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyediakan Posko Lebaran di KM 67+600.
Selain itu, tim piket dan alat berat juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat, seperti potensi longsor, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan jalur tetap berfungsi baik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang