Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
RS Pondok Indah Group

RS Pondok Indah Group adalah grup rumah sakit swasta yang mengelola tiga rumah sakit, yakni RS Pondok Indah - Pondok Indah, RS Pondok Indah - Puri Indah, dan RS Pondok Indah - Bintaro Jaya. Ketiga rumah sakit ini didukung para dokter ahli dari berbagai disiplin ilmu serta mengadopsi teknologi medis terkini untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan terdepan.

Nyeri Punggung Sebelah Kiri sampai Lengan dan Leher, Apa Sebabnya?

Kompas.com, 13 Agustus 2022, 13:00 WIB

Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
Halo Prof

Konsultasi kesehatan tanpa antre dokter

Temukan jawaban pertanyaanmu di Kompas.com

KOMPAS.com - Seorang pembaca Kompas.com dengan akun Instagram @devtr70 menanyakan mengenai nyeri punggung yang dialaminya ke subrubrik Halo Prof! lewat @kindoflife. Berikut pertanyaannya:

"Punggung belakang sebelah kiri terasa sakit bahkan sampai ke lengan dan leher. Itu kenapa ya, Prof?"

Pertanyaan ini dijawab oleh dr. Widyastuti Srie Utami, Sp.OT (K), Dokter Spesialis Bedah Ortopedi Konsultan Tulang Belakang dari RS Pondok Indah – Pondok Indah. Berikut paparannya:

Halo Bapak/Ibu, terima kasih atas pertanyaannya, ya.

Baca juga: Nyeri Punggung Bisa Jadi Tanda 5 Masalah Serius Ini

Seperti kita ketahui, tulang belakang adalah bagian tubuh yang sangat penting. Tulang belakang berfungsi sebagai penyusun postur tubuh terutama saat berdiri dan sebagai pelindung terhadap struktur saraf di belakangnya yakni sumsum tulang belakang beserta akar-akar sarafnya yang merupakan bagian dari sistem saraf pusat.

Struktur saraf tersebut merupakan saraf yang berlanjut dari otak yang dilindungi oleh tengkorak kepala, turun ke bawah di punggung yang dilindungi oleh tulang punggung, kemudian saraf tersebut akan bercabang-cabang dari leher sampai ke punggung untuk mempersarafi anggota gerak (kedua tangan dan kaki).

Saraf pada tulang belakang beserta cabang-cabangnya, tulang belakang, serta struktur lain di sekitar tulang belakang dapat mengalami gangguan, bisa karena proses trauma, infeksi, peradangan, maupun proses penuaan, autoimun, tumor atau keganasan.

Gangguan-gangguan tersebut dapat menunjukkan gejala yang khas dan berbeda-beda. Jika ada gangguan apapun di tulang belakang dapat menimbulkan keluhan pula di daerah lain yang dipersarafi oleh level atau bagian dari persarafan tulang belakang tersebut.

Baca juga: Tiga Ciri Nyeri Pinggang karena Saraf Kejepit

Sebagai contoh, gejala yang Bapak/Ibu alami mungkin dapat diperjelas lagi informasinya, apakah terjadi nyerinya di punggung atas tengah atau bawah, nyeri atau ketidaknyamanan di daerah punggung, leher, pundak, lengan atas kiri.

Lalu, apakah timbul ketika Bapak/Ibu dalam posisi diam atau dalam gerakan atau aktivitas tertentu; adakah keluhan hingga ke lengan bawah, tangan, jari-jari; adakah rasa kebas atau kesemutan, rasa nyeri menjalar atau kelemahan atau tidak.

Hal ini penting untuk ditelusuri lebih lanjut sebab tulang belakang bagian leher juga memiliki persarafan yang bertugas mengatur daerah pundak, punggung atas daerah tulang belikat, lengan atas, lengan bawah, juga tangan, dan jari-jari.

Pada kasus yang lebih lanjut bahkan masalah pada persarafan tulang belakang daerah leher juga bisa menimbulkan rasa pusing di kepala, atau mempengaruhi hingga ke bagian bawah tubuh seperti kelemahan atau berkurangnya kekuatan berdiri berjalan dan masalah keseimbangan.

Namun jangan lupa, kita juga perlu menyingkirkan kemungkinan masalah di organ atau sistem lain.

Sebagai contoh, seperti kita ketahui bahwa di daerah dada sebelah kiri juga terdapat organ jantung. Pasien-pasien dengan kondisi jantung dan sedang mengalami serangan jantung, bisa saja memiliki gejala yang mungkin mirip dengan masalah di tulang belakang leher berupa rasa nyeri di dada atas sebelah kiri, disertai rasa berat ke lengan kiri.

Baca juga: Benarkah Nyeri Pinggang Tanda Sakit Ginjal? Ini Penjelasan Ahli

Demikian pula masalah di kandung empedu, lambung, dan lainnya, juga bisa memiliki sebagian kemiripan gejala dengan masalah pada tulang belakang.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau