Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 4 Februari 2023, 16:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber AZ Animals

KOMPAS.com - Membicarakan hewan paling tinggi di dunia, tentu yang pertama kali diingat adalah jerapah, mamalia dengan leher yang sangat panjang. 

Selain jerapah, terdapat hewan-hewan lain yang juga sangat tinggi. Beberapa di antaranya ada yang berasal dari kelompok mamalia dan unggas.

Dilansir dari AZ Animals, berikut adalah daftar 5 hewan paling tinggi di dunia.

1. Jerapah 

Jerapah adalah hewan tertinggi di dunia. Leher jerapah saja panjangnya hampir mencapai 2 m. Sementara itu, tinggi keseluruhan jerapah sekitar 4,2 m hingga 5,7 m.

Tidak hanya tinggi, jerapah juga hewan yang sangat berat dengan bobot antara 793 kg hingga 1,2 ton.

Baca juga: 5 Hewan Paling Gemuk di Dunia

Jerapah menggunakan lehernya yang panjang untuk memakan dedaunan di pohon yang tinggi. Leher panjang jerapah juga sangat berguna untuk membantu mereka mengidentifikasi predator. 

2. Gajah semak Afrika

Hewan tertinggi kedua di dunia adalah gajah semak Afrika. Gajah semak Afrika memiliki tinggi sekitar 3 m hingga 5 m. 

Hewan dengan bobot 6 ton ini bisa dapat hidup hingga 70 tahun. Karena tubuhnya yang sangat besar, gajah semak Afrika tidak memiliki banyak predator setelah dewasa. Sayangnya, populasi gajah Afrika terancam akibat perburuan liar.

3. Burung unta

Burung unta termasuk hewan tertinggi di dunia. Mereka memiliki kaki dan leher yang sangat panjang.

Burung unta dapat mencapai tinggi antara 2 m hingga 3 m saat dewasa. 

Baca juga: 5 Hewan Paling Agresif di Dunia

Dengan kaki panjangnya, burung unta bisa berlari sangat cepat hingga 64 km per jam, meski masih lebih lambat dari cheetah. Burung unta tidak bisa terbang, tetapi mereka memiliki sayap yang lebarnya hingga 1,8 m.

4. Beruang grizzly

Beruang grizzly memiliki tinggi sekitar 1,5 m. Mereka bisa lebih tinggi saat berdiri dan tingginya dapat mencapai sekitar 2,7 m. 

Hewan besar ini umumnya memiliki berat antara 200 hingga 400 kg. Namun, beruang terbesar yang pernah ada memiliki berat lebih dari 1 ton. 

5. Rusa Alaska

Rusa Alaska bisa mencapai tinggi hingga 2,2 m bila diukur hingga ke bahu. Belum lagi, jika ditambahkan tinggi leher, kepala, dan tanduk.

Mereka dapat makan hingga 31 kg makanan setiap hari dan beratnya mencapai 700 kg. Namun, meski ukurannya besar, rusa Alaska adalah vegetarian dan hanya memakan lumut, buah pinus, tanaman air, dan semak-semak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau