KOMPAS.com - Capung merupakan salah satu serangga yang cukup sering kita temui di sekitar.
Meski begitu banyak hal dari capung yang tidak banyak kita ketahui.
Baca juga: Apakah Capung Memakan Nyamuk?
Misalnya saja, capung ternyata adalah salah satu serangga bersayap pertama yang berevolusi sekitar 300 tahun yang lalu. Capung purba pun punya ukuran yang jauh lebih besar daripada sekarang.
Fosil capung yang ditemukan mengungkap, hewan tersebut punya lebar sayap hingga 60 cm. Sementara capung modern lebar sayapnya hanya 5 hingga 12 cm.
Beberapa ilmuwan berteori, kadar oksigen yang tinggi selama era Paleozoikum memungkinkan capung tumbuh hingga ukuran sebesar itu.
Itu hanya salah satu dari fakta capung yang menarik, masih ada yang lainnya. Apa saja berikut beberapa fakta-fakta menarik capung.
Mengutip A-Z Animals, ada lebih dari 7.000 spesies capung yang diketahui dunia.
Serangga ini hidup di seluruh dunia kecuali Antartika. Mereka hidup di daerah beriklim hangat dan dekat perairan termasuk danau, kolam, rawa, dan sungai.
Capung dewasa mudah dikenali dari tubuhnya yang sempit seperti jarum dan dua pasang sayap ramping berwarna-warni.
Baca juga: Seperti Apa Asal-usul Sayap Serangga?
Melansir Smithsonian, capung adalah penerbang ahli. Mereka bisa terbang lurus ke atas dan ke bawah, melayang seperti helikopter dan bahkan kawin di udara.
Jika mereka tidak bisa terbang, capung akan kelaparan karena hanya memakan mangsa yang ditangkap saat terbang.
Capung menangkap mangsa dengan cara meraih menggunakan kakkunya.
Serangga ini juga sangat efisien dalam berburu, sehingga dalam sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Harvard, capung bisa menangkap 90 hingga 95 persen mangsanya.
Bagi yang belum mengatahuinya, capung ternyata memangsa nyamuk. Dalam tahap larva, yang bisa bertahan hingga dua tahun, capung hidup di air dan memakan apa saja. Itu termasuk kecebong, nyamuk, ikan, larva serangga lain, dan bahkan satu sama lain.
Capung dewasa juga merupakan pengontrol yang baik terhadap populasi nyamuk. Seekor capung dapat memakan 30 hingga ratusan nyamuk per hari.
Baca juga: Seberapa Tinggi Serangga Bisa Terbang?