Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 24 Agustus 2024, 08:00 WIB
The Conversation,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

Bagaimana bayi dibuat? - Giaan, usia 8 tahun

Oleh: Bianca Cannon

TERIMA kasih atas pertanyaan yang menarik, Giaan!

Banyak anak-anak seusia kamu yang bertanya-tanya tentang bagaimana bayi dibuat. Ini adalah pertanyaan yang penting karena dengan membuat bayi, spesies manusia (dan hewan lainnya) dapat terus berlanjut.

Baca juga: Kenapa Kita Tidak Punya Ingatan Saat Bayi?

Mengetahui bagian-bagian tubuh

Langkah pertama dalam membuat bayi terjadi ketika sperma dari tubuh laki-laki bergabung dengan sel telur dari tubuh perempuan.

Untuk memahami bagaimana hal ini terjadi, akan sangat membantu jika kita mengetahui nama-nama yang tepat untuk bagian tubuh yang berbeda. Gambar-gambar ini dapat membantu.

Ketika saya mengatakan laki-laki, saya mengacu pada seseorang yang memiliki penis dan testis (kadang-kadang disebut buah zakar).

Ketika saya mengatakan perempuan, saya mengacu pada seseorang yang memiliki rahim (tempat bayi tumbuh), vagina (saluran di dalam vulva yang mengarah ke rahim), dan indung telur.

Namun terkadang, orang terlahir dengan perbedaan pada bagian-bagian tubuh ini. Dan terkadang bagian-bagian tubuh ini tidak sesuai dengan cara orang berpikir tentang diri mereka - sebagai laki-laki atau perempuan atau non-biner.

Dari mana sperma dan sel telur berasal?

Pubertas adalah waktu ketika tubuhmu mulai berkembang, dan berubah dari anak-anak menjadi dewasa, biasanya pada akhir masa sekolah dasar dan awal masa sekolah menengah.

Sperma terlihat seperti kecebong, namun sangat kecil sehingga dibutuhkan mikroskop untuk melihatnya. Sperma dibuat di dalam testis laki-laki dan dilepaskan dalam cairan yang disebut air mani.

Baca juga: Bayi Memiliki Tulang Lebih Banyak dari Orang Dewasa

Begitu seorang laki-laki melewati masa pubertas, testis mereka dapat menghasilkan jutaan sperma setiap hari.

Sel telur disimpan di dalam ovarium perempuan dan setelah masa pubertas biasanya ada satu sel telur yang dilepaskan per bulan.

Ukuran telur juga cukup kecil tapi masih bisa dilihat - kira-kira seukuran sebutir pasir.

Bagaimana sperma dan sel telur bertemu?

Jadi, bagaimana sperma dan sel telur bertemu untuk menghasilkan bayi? Ini disebut pembuahan.

Cara yang paling umum untuk terjadinya pembuahan adalah ketika seorang perempuan dan laki-laki melakukan hubungan seksual. Ini berarti penis laki-laki masuk ke dalam vagina perempuan dan air mani keluar.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau