Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jejak Kaki Anjing dan Manusia Berusia 14.400 Tahun di Gua Italia, Bukti Domestikasi Tertua di Dunia

Kompas.com, 21 November 2025, 15:04 WIB
Gloria Setyvani Putri

Penulis

KOMPAS.com - Sejarah persahabatan manusia dan anjing ternyata sudah terjalin sejak belasan ribu tahun lalu.

Belum lama ini, peneliti menemukan jejak kaki hewan diduga anjing dan telapak kaki manusia di sebuah gua Grotta della Bàsura, Italia barat laut. Umur jejak kaki dan telapak kaki yang terfosilasi itu diperkirakan berasal dari 14.400 tahun lalu.

Ini menjadi bukti tertua di dunia bahwa manusia Palaeolitik Atas hidup berdampingan dengan anjing yang sudah jinak.

Baca juga: Fakta di Balik Pencarian Bahtera Nuh: Mitos, Arkeologi, dan Kontroversi

Penemuan ini menunjukkan bahwa manusia purba di Italia kerap membawa anjing peliharaan saat mereka masuk ke kegelapan gua.

Sebanyak 25 jejak kaki canid (keluarga anjing) yang terawat ditemukan di berbagai ruang gua Grotta della Bàsura.

Peneliti menemukan ada beberapa jejak kaki anjing yang menimpa telapak kaki manusia. Hal ini mengindikasikan bahwa anjing berjalan bersama manusia di waktu bersamaan.

"Tumpang tindih antara jejak kaki manusia dan anjing membuktikan adanya kesamaan waktu dan kedekatan antara keduanya," jelas Marco Romano, penulis studi dan Profesor Paleontologi di Departemen Ilmu Bumi Universitas Sapienza Roma.

Romano, dalam pernyataan yang dikirim ke IFLScience, menambahkan, "Untuk pertama kalinya, kita dapat mengamati tidak hanya kehadiran anjing di samping manusia, tetapi momen interaksi dekat mereka yang tepat, yang mengkristal dalam jejak kaki."

Identitas Anjing Purba dan Perannya sebagai 'Sekutu Sempurna'

Para peneliti menggunakan serangkaian teknik canggih, termasuk fotogrametri, morfometrik lanjutan, neoichnology, dan Analisis Komponen Utama (PCA), untuk mempelajari jejak purba tersebut.

Jejak itu juga dibandingkan dengan hampir seribu cetakan telapak kaki anjing modern dan serigala.

"Analisis kami menunjukkan bahwa semua jejak kaki milik satu individu, seekor anjing dewasa besar dengan berat sekitar 40 kilogram dan tinggi hampir 70 sentimeter, bergerak sangat dekat di samping kelompok manusia," kata Romano.

Meskipun para penulis tidak dapat memastikan apakah hewan itu lebih dekat ke serigala atau ras anjing modern, keterkaitannya yang intim dengan kelompok manusia menjadikannya anjing domestikasi paling awal yang dikonfirmasi.

Sebelumnya, bukti kuat tertua domestikasi anjing berasal dari Bonn-Oberkassel (sekitar 14.200 tahun lalu), di mana tulang canid ditemukan terkubur bersama dua orang.

Meskipun bukti genetik menunjukkan proses domestikasi mungkin telah dimulai sedini 40.000 tahun yang lalu, jejak kaki di Grotta della Bàsura mewakili jejak fisik paling awal dari persahabatan antarspesies yang epik ini.

Para penulis studi menulis bahwa canid itu menemani kelompok tersebut sepanjang perjalanan mereka ke dalam Grotta della Bàsura, bahkan hingga ke area terdalamnya.

Baca juga: Kapan Anjing Jadi Anjing? Jejaknya Ternyata Muncul Lebih dari 10.000 Tahun Lalu

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau