Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Cara Cek Transmisi Mobil Bekas Masih Sehat atau Tidak

Kompas.com, 31 Maret 2026, 18:21 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Membeli mobil bekas tidak cukup hanya sekadar melihat tampilan eksterior atau kondisi mesin saja.

Salah satu komponen penting yang wajib diperiksa adalah transmisi, karena kerusakan di sektor ini bisa menimbulkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Untuk memastikan kondisinya masih layak, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, terutama saat melakukan test drive.

Baca juga: Review Lengkap Mobil Listrik Mini Changan Lumin

Menurut Freddy, Direktur Domo Transmisi, cara paling mudah mengetahui kondisi transmisi adalah dengan membawa mobil langsung ke jalan.

“Kalau untuk transmisi, cara mengetahui masih responsif atau tidak itu harus dibawa jalan. Coba tarik mobilnya, geber sedikit, lihat perpindahan giginya apakah halus, tenaganya terasa, dan kecepatannya bertambah,” ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (31/3/2026).

Freddy menjelaskan, transmisi yang masih sehat umumnya akan memberikan respons yang selaras antara injakan pedal gas dengan peningkatan kecepatan kendaraan.

Perpindahan gigi juga akan terasa mulus tanpa adanya hentakan atau jeda yang mengganggu.

Transmisi otomatis dual clutch pada Ford EcosportKOMPAS.com/GREGY HARDIANTO Transmisi otomatis dual clutch pada Ford Ecosport

Sebaliknya, jika transmisi mulai bermasalah, gejalanya cukup mudah dikenali. Salah satunya adalah ketika pedal gas sudah diinjak dalam, tetapi kecepatan mobil tidak meningkat secara signifikan.

“Kalau tidak responsif, biasanya gigi seperti tertahan. Injak gas sudah dalam, tapi kecepatannya segitu-segitu saja. Itu tanda ada masalah,” kata dia.

Selain itu, calon pembeli juga disarankan memperhatikan apakah terjadi keterlambatan saat perpindahan gigi, terutama pada mobil bertransmisi otomatis.

Kondisi ini bisa menjadi indikasi adanya keausan komponen internal atau gangguan pada sistem hidrolik.

Freddy menyarankan agar proses pengecekan tidak dilakukan terburu-buru. Pengetesan sebaiknya dilakukan dalam berbagai kondisi, mulai dari kecepatan rendah hingga menengah, agar karakter transmisi bisa dirasakan secara menyeluruh.

Baca juga: Pajak QJMotor SRK 800 RR Ternyata Murah, Setara Motor 250 Cc

Tuas transmisi mobil Toyota matik CVTTangkapan layar Tuas transmisi mobil Toyota matik CVT

Dengan melakukan pengecekan sederhana ini, calon pembeli mobil bekas bisa meminimalkan risiko mendapatkan kendaraan dengan masalah transmisi yang tersembunyi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau