Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Performa Buruk, Rins Terancam Keluar dari MotoGP

Kompas.com, 31 Maret 2026, 16:41 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Masa depan Alex Rins di MotoGP kini berada dalam situasi yang tidak menentu. Pebalap yang telah mengoleksi enam kemenangan di kelas utama itu belum mengantongi kontrak untuk musim berikutnya, di tengah performa yang belum konsisten.

Hasil kurang memuaskan dalam beberapa seri terakhir turut mempersempit peluangnya, terlebih menjelang era baru mesin 850 cc. Persaingan yang semakin ketat membuat posisi Rins kian tertekan, terutama saat pabrikan mulai menyusun komposisi pebalap untuk masa depan.

Baca juga: Alex Rins Sempat Ditawari Gresini Ducati, Tapi Pilih Honda

MotoGP Amerika 2026 yang digelar di Sirkuit Austin menjadi salah satu titik terendah. Rins harus puas finis di posisi terakhir, baik pada sesi kualifikasi maupun balapan, hasil yang jauh dari ekspektasi.

Alex Rins saat berlaga pada MotoGP Amerika 2026TINO MARTINO Alex Rins saat berlaga pada MotoGP Amerika 2026

“Akhir pekan ini tidaklah mudah bagi kami. Kami menghadapi banyak masalah. Pada sesi kualifikasi, kedua motor mengalami kendala. Di Q1, saya mengalami masalah dengan pompa bahan bakar,” kata Rins, dikutip dari Speedweek.com, Selasa (31/3/2026).

Situasi tersebut membuatnya kesulitan menjaga performa sepanjang akhir pekan. Adaptasi dengan motor pengganti yang tidak ideal menjadi tantangan tambahan yang tak mudah diatasi.

Baca juga: Yamaha dalam Dilema: Rins vs Miller untuk Tim Pabrikan MotoGP

“Kami para pebalap selalu ingin fokus 100 persen. Namun, ketika masalah-masalah ini muncul, sulit untuk memberikan yang terbaik. Cukup sulit bagi saya untuk mengatasinya akhir pekan ini,” kata Rins.

Alex Rins saat berlaga pada MotoGP Amerika 2026TINO MARTINO Alex Rins saat berlaga pada MotoGP Amerika 2026

Catatan manis terakhir Rins terjadi pada musim 2023 saat meraih kemenangan di Austin. Namun setelah itu, kariernya mengalami penurunan, termasuk akibat kecelakaan di Mugello yang berdampak cukup besar terhadap performanya.

“Sudah lama sekali sejak terakhir kali saya benar-benar menikmati balapan. Lagipula, saya tidak tahu apakah saya masih akan berada di sini tahun depan atau tidak. Saya perlu menemukan tempat saya. Hasil-hasil seperti ini tidak membantu dalam hal itu,” ujarnya.

Kabar dari internal tim yang belum terkonfirmasi menyebutkan bahwa Yamaha mulai menyusun rencana tanpa dirinya untuk musim 2027. Selain performa yang belum kompetitif, masalah keandalan motor V4 terbaru juga menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Yamaha.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau