Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Staf Bawaslu OKU Selatan Tewas Dibunuh Pacar, Pelaku Sempat Menginap di Rumah Korban

Kompas.com, 29 Maret 2026, 15:31 WIB
Aji YK Putra,
Novita Rahmawati

Tim Redaksi

OKU SELATAN, KOMPAS.com - Tersangka kasus pembunuhan SM (38) staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan bernama Suharlan (34) kini masih dalam pemeriksaan petugas setelah menyerahkan diri.

Suharlan sebelumnya menyerahkan diri ke Polsek Sukarami Palembang pada Sabtu (29/3/2026). Setelah itu, ia pun dibawa ke Polres OKU Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston L Sinaga mengatakan, Suharlan sebelumnya datang ke rumah korban pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB untuk menginap.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Staf Bawaslu OKU Selatan Menyerahkan Diri, Ternyata Pacar Korban

Setelah lima hari menginap, Suharlan dan SM pun terlibat pertengkaran pada Selasa (24/3/2026) di dalam rumah korban.

"Saat terjadi cekcok mulut korban melontarkan kata-kata caci maki serta meremehkan yang membuat pelaku tersinggung dan mencekik leher korban hingga tak sadarkan diri," kata Aston, Minggu (29/3/2026).

Melihat korban tak sadar, tersangka mengambil sebilah pisau miliknya dari dalam tas pakaian milik yang terletak dalam kamar dan melukai leher korban hingga nyaris putus.

Baca juga: Hasil Otopsi Staf Bawaslu OKU Selatan: Tewas akibat Sayatan Senjata Tajam di Leher

"Setelah mengetahui korban sudah tidak bernyawa, tersangka mengemasi pakaiannya dan membersihkan tangan dari lumuran darah," ujar Kasat.

Pelaku kemudian mengambil barang milik korban berupa 1 unit laptop merek Asus, 1 unit HP merek Oppo, 1 dompet berisi uang tunai sebesar Rp 700.000, KTP, SIM dan kartu ATM.

Tersangka pergi meninggalkan rumah korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Warna Putih milik SM.  

Baca juga: Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan

"Pada saat keluar dari rumah korban, tersangka sempat bertemu dengan tetangganya. Di sanalah kecurigaan pun muncul," jelasnya.

Sejak pelaku pergi, korban pun tak kunjung keluar dari rumah seperti biasanya.

Hal itu membuat tetangga menjadi curiga sampai akhirnya rumahnya pun dibuka paksa dan mendapati MS sudah dalam kondisi tewas dengan luka parah di bagian leher pada Rabu (25/3/2026).

"Saksi mencoba memanggil korban berulang kali, namun tidak ada respon. Sehingga saksi dan warga lain membuka paksa jendrla kamar dan mendapati korban tergeletak di lantai kamar di samping tempat tidur dengan kondisi luka di bagian leher," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ingatkan WFH Bukan Libur, Pemprov Kaltim Atur Ketat Disiplin ASN hingga Sanksi Potong TPP
Ingatkan WFH Bukan Libur, Pemprov Kaltim Atur Ketat Disiplin ASN hingga Sanksi Potong TPP
Regional
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Regional
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Regional
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Regional
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
Regional
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
Regional
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Regional
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Regional
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Regional
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Regional
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
Regional
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
Regional
Tak Pilih Mobil Listrik, Pemkot Malang Andalkan WFH dan Sepeda Demi Hemat BBM
Tak Pilih Mobil Listrik, Pemkot Malang Andalkan WFH dan Sepeda Demi Hemat BBM
Regional
ASN WFH Setiap Jumat, Gubernur Sumsel: Saya Pelajari Dulu
ASN WFH Setiap Jumat, Gubernur Sumsel: Saya Pelajari Dulu
Regional
Bertemu Dubes Iran untuk Indonesia di Solo, Jokowi: Saya Menyampaikan Banyak Hal
Bertemu Dubes Iran untuk Indonesia di Solo, Jokowi: Saya Menyampaikan Banyak Hal
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Kronologi Staf Bawaslu OKU Selatan Tewas Dibunuh Pacar, Pelaku Sempat Menginap di Rumah Korban
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat