Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji 2026 Embarkasi Surabaya. Kloter Kediri Jadi Penutup di Bandara Juanda

Kompas.com, 1 April 2026, 06:56 WIB
Rachmawati

Editor

SURABAYA, KOMPAS.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya telah menetapkan jadwal keberangkatan jemaah haji tahun 2026. Dalam skema yang disusun, jemaah asal wilayah Kediri dipastikan menjadi kloter terakhir haji yang akan terbang melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Kepastian ini menyusul penetapan jemaah asal Kabupaten Probolinggo sebagai kelompok terbang (kloter) pertama yang akan mengawali perjalanan menuju Tanah Suci pada 22 April 2026 mendatang.

Baca juga: Ketegangan AS-Iran Membayangi, Jemaah Haji Blitar Tetap Berangkat Mei 2026

Jadwal Keberangkatan dan Proses Visa

Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jatim, Asadul Anam, menyampaikan bahwa jemaah kloter pertama dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Selasa (21/4/2026) untuk beristirahat semalam sebelum terbang keesokan harinya.

"Insyaallah semua sesuai jadwal. Semoga tidak ada kendala. Semoga semua calon jemaah haji juga diparingi sehat," ujar Asadul Anam, Selasa (31/3/2026).

Terkait kesiapan dokumen, Anam menjelaskan bahwa proses penerbitan visa saat ini terus dikebut. Petugas melakukan pencocokan data secara detail, mulai dari sinkronisasi foto hingga nama agar sesuai dengan paspor jemaah.

Baca juga: Jemaah Haji Probolinggo Jadi Kloter Pertama Embarkasi Surabaya, Terbang 22 April 2026

Kloter Terakhir dari Wilayah Kediri

Jika Kabupaten Probolinggo menjadi pembuka, maka rombongan jemaah dari Wilayah Kerja (Wilker) Kediri akan menjadi kloter terakhir haji yang diberangkatkan dari Bandara Juanda.

Rombongan pamungkas ini dijadwalkan terbang pada pertengahan Mei 2026, yang meliputi jemaah dari:

  • Kabupaten Tulungagung
  • Kabupaten Trenggalek
  • Kota dan Kabupaten Blitar
  • Kota dan Kabupaten Kediri
  • Kabupaten Nganjuk

Baca juga: SDM Petugas Haji Disorot, Evaluasi Masalah Lama Jelang Haji 2026

Urutan Keberangkatan Berdasarkan Wilayah Kerja (Wilker)

Berikut adalah urutan jadwal keberangkatan jemaah haji se-Jawa Timur melalui Embarkasi Surabaya yang dibagi berdasarkan wilayah kerja:

  • Wilker Malang (Kloter Awal): Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten/Kota Pasuruan, Kota Batu, Kabupaten/Kota Malang.
  • Wilker Madiun: Kabupaten Ponorogo, Kabupaten/Kota Madiun, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Ngawi.
  • Wilker Bojonegoro: Kabupaten Tuban, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Lamongan.
  • Wilker Surabaya: Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten/Kota Mojokerto.
  • Wilker Madura: Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep.
  • Wilker Jember: Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Lumajang.
  • Wilker Kediri (Kloter Terakhir): Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kota/Kabupaten Blitar, Kota/Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk.

Baca juga: Perang Iran-Israel Memanas, 852 Calon Jemaah Haji Temanggung Tetap Dijadwalkan Berangkat

Menanggapi dinamika konflik di Timur Tengah, pihak Kemenhaj Jatim mengimbau jemaah untuk tetap tenang. Hingga saat ini, seluruh tahapan masih berjalan sesuai rencana (on schedule).

"Kita ikuti keputusan terbaik Kemenhaj soal keamanan di Timur Tengah. Kita yakin pemerintah akan melakukan yang terbaik untuk para jemaah haji," tegas Anam.

Pihak otoritas bandara dan Kemenhaj terus berkoordinasi untuk memastikan kenyamanan jemaah, terutama saat puncak keberangkatan kloter terakhir haji di Bandara Juanda nanti.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Jemaah Haji Probolinggo Terbang Perdana dari Embarkasi Surabaya, Masuk Asrama 21 April

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
ASN Kota Batu WFH Setiap Jumat, Pemkot Juga Buka Opsi Bersepeda ke Kantor
ASN Kota Batu WFH Setiap Jumat, Pemkot Juga Buka Opsi Bersepeda ke Kantor
Surabaya
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jatim Siapkan Skema Pemangkasan Perjalanan Dinas
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jatim Siapkan Skema Pemangkasan Perjalanan Dinas
Surabaya
Sopir Truk Blokade Jalur ke Pelabuhan Ketapang, Kesal Aksi Serobot Antrean
Sopir Truk Blokade Jalur ke Pelabuhan Ketapang, Kesal Aksi Serobot Antrean
Surabaya
Kronologi Pengunjung Mikutopia Pingsan saat Antre Tiket hingga Meninggal, Punya Riwayat Darah Tinggi
Kronologi Pengunjung Mikutopia Pingsan saat Antre Tiket hingga Meninggal, Punya Riwayat Darah Tinggi
Surabaya
Eri Cahyadi Marah TPS di Surabaya Jadi Parkir Gerobak hingga Rongsokan
Eri Cahyadi Marah TPS di Surabaya Jadi Parkir Gerobak hingga Rongsokan
Surabaya
BBM Aman tapi Warga Tetap Antre: Kisah Cemas di SPBU Jatim
BBM Aman tapi Warga Tetap Antre: Kisah Cemas di SPBU Jatim
Surabaya
Pondok Gontor Larang Pengajar di Bawah 30 Tahun Naik Motor, Ini Aturan Lengkapnya
Pondok Gontor Larang Pengajar di Bawah 30 Tahun Naik Motor, Ini Aturan Lengkapnya
Surabaya
Skema Dirombak, Pemkab Sumenep Pindah WFH ke Jumat
Skema Dirombak, Pemkab Sumenep Pindah WFH ke Jumat
Surabaya
Hari Pertama WFH, Khofifah Larang ASN Jatim Nonaktifkan Ponsel
Hari Pertama WFH, Khofifah Larang ASN Jatim Nonaktifkan Ponsel
Surabaya
Teror Buaya di Sungai Tunjung Bangkalan dan Misteri Hilangnya Ibu Anak di Lokasi yang Sama
Teror Buaya di Sungai Tunjung Bangkalan dan Misteri Hilangnya Ibu Anak di Lokasi yang Sama
Surabaya
Beda Petis Madura dan Petis Surabaya, dari Bahan Baku, Tekstur, hingga Sejarahnya
Beda Petis Madura dan Petis Surabaya, dari Bahan Baku, Tekstur, hingga Sejarahnya
Surabaya
Tabrak Truk Parkir, Ibu dan Balita di Jombang Tewas
Tabrak Truk Parkir, Ibu dan Balita di Jombang Tewas
Surabaya
7 ASN Kota Pasuruan Bolos Hari Pertama Kerja, Ancaman Sanksi Menanti
7 ASN Kota Pasuruan Bolos Hari Pertama Kerja, Ancaman Sanksi Menanti
Surabaya
Hemat BBM, ASN Pamekasan Diminta Bersepeda, Model WFH Masih Dibahas
Hemat BBM, ASN Pamekasan Diminta Bersepeda, Model WFH Masih Dibahas
Surabaya
Unair Terima 2.506 Mahasiswa SNBP 2026, Kuota Naik Jadi 23 Persen
Unair Terima 2.506 Mahasiswa SNBP 2026, Kuota Naik Jadi 23 Persen
Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau