Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tabrak Truk Parkir, Ibu dan Balita di Jombang Tewas

Kompas.com, 1 April 2026, 09:17 WIB
Moh. Syafií,
Reni Susanti

Tim Redaksi

JOMBANG, KOMPAS.com – Seorang ibu dan anak balitanya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat kecelakaan di Jalan Raya Dusun Sugihwaras, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026) malam.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Iptu Siswanto mengungkapkan, kecelakaan maut tersebut melibatkan sebuah truk Mitsubishi dengan sepeda motor yang ditumpangi kedua korban.

Ia menjelaskan, truk Mitsubishi dikemudikan Heri (39), warga Pati, Jawa Tengah. Sedangkan pengendara sepeda motor, seorang ibu rumah tangga berinisial A (29) yang membawa anaknya B (3), warga Desa Sugihwaras. 

Baca juga: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Aceh Melonjak: Kecelakaan Turun, Fatalitas Naik

Siswanto mengatakan, kecelakaan tersebut mengakibatkan ibu pengendara motor dan anaknya yang masih balita meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Laka Lantas tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di TKP, yaitu pengendara motor dan seorang anak kecil yang diboncengnya," ujar dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (1/4/2026).

Berhenti di Bahu Jalan

Siswanto mengungkapkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Heri melaju dari arah Selatan ke utara di ruas jalan dari arah Kediri ke Jombang.

Saat tiba di lokasi kejadian, tepatnya di wilayah Dusun Sugihwaras, pengemudi truk menghentikan kendaraannya di bahu jalan.

Tak berselang lama, sebuah sepeda motor yang dikemudikan korban yang sedang membonceng anaknya, melaju dari arah selatan.

Baca juga: Kecelakaan Truk Tangki 8.000 Liter di Demak, Sopir Hilang Misterius

Sepeda motor tersebut kemudian menabrak bagian belakang truk hingga mengakibatkan korban meninggal dan kerusakan motor.

“Truk berhenti di bahu jalan menghadap ke utara. Sedangkan sepeda motor melaju dari selatan ke utara,” kata Siswanto.

Ia menambahkan, petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jasad kedua korban ke rumah sakit terdekat.

Selain itu, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Kantor Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti.

"Untuk pengemudi truk tidak mengalami luka. Namun, kondisi sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah," ujar Siswanto.

Siswanto mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari dan di area pemukiman yang padat aktivitas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
ASN Kota Batu WFH Setiap Jumat, Pemkot Juga Buka Opsi Bersepeda ke Kantor
ASN Kota Batu WFH Setiap Jumat, Pemkot Juga Buka Opsi Bersepeda ke Kantor
Surabaya
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jatim Siapkan Skema Pemangkasan Perjalanan Dinas
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jatim Siapkan Skema Pemangkasan Perjalanan Dinas
Surabaya
Sopir Truk Blokade Jalur ke Pelabuhan Ketapang, Kesal Aksi Serobot Antrean
Sopir Truk Blokade Jalur ke Pelabuhan Ketapang, Kesal Aksi Serobot Antrean
Surabaya
Kronologi Pengunjung Mikutopia Pingsan saat Antre Tiket hingga Meninggal, Punya Riwayat Darah Tinggi
Kronologi Pengunjung Mikutopia Pingsan saat Antre Tiket hingga Meninggal, Punya Riwayat Darah Tinggi
Surabaya
Eri Cahyadi Marah TPS di Surabaya Jadi Parkir Gerobak hingga Rongsokan
Eri Cahyadi Marah TPS di Surabaya Jadi Parkir Gerobak hingga Rongsokan
Surabaya
BBM Aman tapi Warga Tetap Antre: Kisah Cemas di SPBU Jatim
BBM Aman tapi Warga Tetap Antre: Kisah Cemas di SPBU Jatim
Surabaya
Pondok Gontor Larang Pengajar di Bawah 30 Tahun Naik Motor, Ini Aturan Lengkapnya
Pondok Gontor Larang Pengajar di Bawah 30 Tahun Naik Motor, Ini Aturan Lengkapnya
Surabaya
Skema Dirombak, Pemkab Sumenep Pindah WFH ke Jumat
Skema Dirombak, Pemkab Sumenep Pindah WFH ke Jumat
Surabaya
Hari Pertama WFH, Khofifah Larang ASN Jatim Nonaktifkan Ponsel
Hari Pertama WFH, Khofifah Larang ASN Jatim Nonaktifkan Ponsel
Surabaya
Teror Buaya di Sungai Tunjung Bangkalan dan Misteri Hilangnya Ibu Anak di Lokasi yang Sama
Teror Buaya di Sungai Tunjung Bangkalan dan Misteri Hilangnya Ibu Anak di Lokasi yang Sama
Surabaya
Beda Petis Madura dan Petis Surabaya, dari Bahan Baku, Tekstur, hingga Sejarahnya
Beda Petis Madura dan Petis Surabaya, dari Bahan Baku, Tekstur, hingga Sejarahnya
Surabaya
Tabrak Truk Parkir, Ibu dan Balita di Jombang Tewas
Tabrak Truk Parkir, Ibu dan Balita di Jombang Tewas
Surabaya
7 ASN Kota Pasuruan Bolos Hari Pertama Kerja, Ancaman Sanksi Menanti
7 ASN Kota Pasuruan Bolos Hari Pertama Kerja, Ancaman Sanksi Menanti
Surabaya
Hemat BBM, ASN Pamekasan Diminta Bersepeda, Model WFH Masih Dibahas
Hemat BBM, ASN Pamekasan Diminta Bersepeda, Model WFH Masih Dibahas
Surabaya
Unair Terima 2.506 Mahasiswa SNBP 2026, Kuota Naik Jadi 23 Persen
Unair Terima 2.506 Mahasiswa SNBP 2026, Kuota Naik Jadi 23 Persen
Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau