Jangan Sering Posting Konten, Ini Jadwal Terbaik Pilihan Bos Instagram

Kompas.com, Diperbarui 18/02/2026, 13:34 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Zulfikar Hardiansyah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pengguna bisa setiap saat posting konten di Instagram. Meski tidak ada batasan, pengguna ternyata tidak disarankan buat terlalu sering mengunggah postingan foto atau video di Instagram. Setidaknya begitu kata CEO Instagram Adam Mosseri.

Lewat akun broadcast channel Instagram pribadi miliknya, Mosseri menyarankan para kreator konten agar tidak terjebak pada tuntutan jadwal posting yang dianggap "optimal", tetapi justru sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

Baca juga: Jangan Banyak Nge-like dan Komentar di Instagram, Bisa Diblokir

Jadwal posting konten terbaik menurut Mosseri

Dalam unggahan itu, Mosseri menekankan bahwa jadwal mengunggah konten terbaik bukan ditentukan oleh frekuensi yang tinggi, melainkan oleh konsistensi yang bisa dijaga tanpa kelelahan.

Menurut Mosseri, memaksakan diri untuk mengunggah konten setiap hari justru berisiko membuat kreator stres dan akhirnya berhenti berkarya.

"Jadwal posting yang optimal adalah jadwal yang benar-benar dapat Anda pertahankan tanpa kelelahan. Jika posting setiap hari membuat Anda stres, jangan lakukan itu," tulis Mosseri.

Ia menyarankan kreator untuk memilih frekuensi unggahan yang realistis dan sesuai dengan kapasitas masing-masing. Konsistensi dalam jangka panjang, kata dia, jauh lebih penting dibandingkan intensitas tinggi dalam waktu singkat.

"Saya lebih suka Anda posting dua kali seminggu selama dua tahun daripada setiap hari selama dua bulan lalu berhenti," ujar Mosseri.

Baca juga: Instagram, Facebook, dan WhatsApp Siapkan Paket Berbayar, Ini Bocoran Fiturnya

Lebih lanjut, Mosseri mendorong kreator untuk menemukan keseimbangan antara jenis konten yang mereka sukai dan format konten yang terbukti bekerja di Instagram.

"Temukan titik temu antara apa yang Anda sukai dan apa yang berhasil, dan tetaplah di sana," tulis Mosseri.

Posting konten yang ideal per hari

Dirangkum KompasTekno dari Hopperhq, jumlah unggahan Instagram yang dinilai optimal adalah 1–2 kali per hari untuk feed.

Rentang ini dianggap sebagai titik aman karena mampu menjaga jangkauan dan engagement tanpa membuat audiens merasa jenuh atau menganggap konten sebagai spam.

Untuk format Reels, frekuensi yang dianggap efektif adalah sekitar satu kali per hari atau 3–5 kali per minggu, sementara Instagram Stories idealnya 3–7 unggahan per hari untuk menjaga interaksi tanpa memicu audiens melakukan skip.

Baca juga: Rekor Baru, Reels Kini Jadi Ladang Iklan Terbesar Instagram

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau