Saya Pakai Tablet Infinix Xpad Edge Dua Minggu untuk Kerja, Bisakah Menggantikan Laptop?

Kompas.com, 8 Maret 2026, 17:20 WIB
Yudha Pratomo

Penulis

KOMPAS.com - Laptop selama ini masih menjadi "senjata utama" saya untuk bekerja. Mulai dari menulis artikel, membuka banyak tab browser, mengolah dokumen, hingga sesekali mengedit video ringan.

Namun, ketika mencoba Infinix Xpad Edge, saya mulai bertanya-tanya, "bisakah tablet ini menggantikan laptop?"

Pertanyaan itu muncul karena tablet ini terlihat menjanjikan. Dengan layar besar, keyboard bawaan dalam paket pembelian, serta berbagai fitur produktivitas, perangkat ini tampak seperti dirancang untuk menjadi alternatif laptop yang lebih ringan.

Untuk menjawabnya, saya mencoba menggunakan Infinix Xpad Edge selama sekitar dua minggu sebagai perangkat utama untuk bekerja.

Laptop sengaja saya singkirkan sementara, dan semua pekerjaan harian saya lakukan lewat tablet ini. Hasilnya, saya mendapat pengalaman yang menarik. Berikut ini ulasannya.

Desain tipis yang terlihat premium

Kesan pertama saat memegang Infinix Xpad Edge adalah desainnya yang cukup menarik. Tablet ini terlihat minimalis dengan bodi yang terasa solid dan cukup premium.

Baca juga: Tablet Tipis Infinix Xpad Edge Rilis di Indonesia, Ini Harganya

Bodi yang tipis membuat perangkat ini mudah dibawa. Bobotnya juga masih terasa nyaman jika dibawa bekerja di kafe atau ruang kerja bersama. Dibandingkan membawa laptop, tablet ini jelas lebih praktis.

Kesan pertama saat memegang Infinix Xpad Edge adalah desainnya yang cukup menarik. Tablet ini terlihat minimalis dengan bodi yang terasa solid dan cukup premium. Bodi yang tipis membuat perangkat ini mudah dibawa. Bobotnya juga masih terasa nyaman jika dibawa bekerja di kafe atau ruang kerja bersama. Dibandingkan membawa laptop, tablet ini jelas lebih praktis.KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Kesan pertama saat memegang Infinix Xpad Edge adalah desainnya yang cukup menarik. Tablet ini terlihat minimalis dengan bodi yang terasa solid dan cukup premium. Bodi yang tipis membuat perangkat ini mudah dibawa. Bobotnya juga masih terasa nyaman jika dibawa bekerja di kafe atau ruang kerja bersama. Dibandingkan membawa laptop, tablet ini jelas lebih praktis.

Layar berukuran 13,2 inci menjadi salah satu daya tarik utama. Ukurannya cukup besar untuk bekerja, menonton video, atau membuka dokumen.

Yang menarik, layarnya juga dirancang agar nyaman di mata. Ada sertifikasi yang membuat layar lebih ramah bagi mata, ditambah fitur night light yang membantu mengurangi cahaya biru.

Selama dua minggu penggunaan, saya cukup sering bekerja dalam waktu lama di depan tablet ini. Untungnya, mata tidak cepat terasa lelah.

Paket pembelian yang terasa "worth it"

Hal lain yang langsung terasa menguntungkan adalah paket pembeliannya. Tablet ini sudah disertai keyboard dan pena digital dalam kotak penjualan.

Ini nilai tambah yang cukup besar. Banyak tablet lain yang biasanya menjual keyboard secara terpisah dan harganya bisa cukup mahal.

Keyboard tersebut juga dilengkapi touchpad, yang membuat pengalaman penggunaan terasa lebih mirip laptop.

Saat membuka dokumen atau berpindah antar aplikasi, saya tidak selalu harus menyentuh layar. Cukup menggunakan touchpad untuk navigasi.

Keberadaan touchpad ini juga sangat membantu, terutama ketika sedang menulis artikel panjang atau mengedit dokumen.

Keyboard nyaman, tapi touchpad kadang bermasalah

Selama dua minggu mengetik dengan keyboard ini, pengalaman yang saya rasakan cukup positif.

Meski berbahan plastik, keyboard Infinix Xpad Edge terasa cukup kokoh dan tidak ringkih. Tombolnya juga terasa nyaman ditekan.

Meski berbahan plastik, keyboard Infinix Xpad Edge terasa cukup kokoh dan tidak ringkih. Tombolnya juga terasa nyaman ditekan. Mengetik artikel panjang atau dokumen terasa cukup enak, bahkan setelah beberapa jam penggunaan. Namun, ada satu catatan pada touchpad. Kadang-kadang touchpad terasa kurang presisi. KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Meski berbahan plastik, keyboard Infinix Xpad Edge terasa cukup kokoh dan tidak ringkih. Tombolnya juga terasa nyaman ditekan. Mengetik artikel panjang atau dokumen terasa cukup enak, bahkan setelah beberapa jam penggunaan. Namun, ada satu catatan pada touchpad. Kadang-kadang touchpad terasa kurang presisi.

Mengetik artikel panjang atau dokumen terasa cukup enak, bahkan setelah beberapa jam penggunaan.

Namun, ada satu catatan pada touchpad. Kadang-kadang touchpad terasa kurang presisi. Pointer bisa meleset dari posisi yang diinginkan. Hal ini lebih sering terjadi ketika jari atau tangan sedang berkeringat.

Masalah ini memang tidak terlalu besar, tetapi cukup terasa ketika sedang bekerja cepat.

Baca juga: HP Infinix Note 60 Ultra Pininfarina Resmi, Bodi Digarap Desainer Ferrari

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau