YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Periode libur Lebaran 2026 okupansi hotel di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turun jika dibanding periode yang sama pada tahun lalu.
Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan bahwa okupansi hotel pada tahun ini belum bisa lebih baik daripada tahu lalu bahkan cenderung turun.
“Cenderung turun, periode tanggal 16 Maret sampai dengan 22 Maret rata-rata 40 persen sampai dengan 65 persen. Sementara tahun lalu bisa 60 sampai dengan 75 persen,” ujar Deddy saat dihubungi, Selasa (24/3/2026).
Baca juga: Menkeu Purbaya Sambangi Teras Malioboro dan Pasar Beringharjo, Belanja Batik Rp 10 Juta
Deddy menambahkan tanggal tertinggi okupansi hotel di DIY pada libur Lebaran tahun ini adalah pada tanggal 20, 21, dan 22 Maret sejumlah 75 persen.
Di sisi lain, Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta Fitria Dyah Anggraini menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan ke Malioboro pada periode libur Lebaran 2026 dari 18 Maret hingga 22 Maret 2026 total sebanyak 137.722 kunjungan wisata.
Ia merinci jumlah kunjungan wisatawan ke Malioboro pada tanggal 18 Maret 2026 sebanyak 13.951, lalu pada 19 Maret sebanyak 9.364, 20 Maret 33.529, 21 Maret 23.903, dan 22 Maret sebanyak 56.975.
“Ini (data kunjungan) hanya dihitung di 5 titik masuk Malioboro yakni Titik Nol Timur, Titik Nol Barat, Suryatmajan, BPD Utara, Depan D'Jogja hotel. Penghitungan mulai pukul 08.00 hingga pukul 24.00,” ujar dia.
Baca juga: Kampung di Yogyakarta Ini Bebas dari Suara Kendaraan Bermotor, Penuh Ketenangan
Sebelumnya, H+3 Lebaran KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat jumlah total penumpang kereta api jarak jauh yang datang atau turun dan berangkat di Daop 6 Yogyakarta selama masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 71.800 penumpang.
Dari hasil data sementara per Selasa (24/3) pkl 09.00 WIB, volume kedatangan di Daop 6 masih tergolong tinggi tercatat sebanyak 36.068 penumpang.
Sementara di volume keberangkatan tercatat sebanyak 35.732 penumpang naik KA dari wilayah Daop 6. Angka ini masih dinamis seiring penjualan tiket yang terus berlangsung hingga tengah malam nanti.
Baca juga: Jutaan Turis Diprediksi Liburan ke Yogyakarta, Apa Penyebabnya?
“Hari ini, atau H+3 Lebaran, KAI Daop 6 mencatat jumlah yang masih tinggi pada angka kedatangan di Daop 6 karena masih yakni mencapai 36.000 penumpang. Sementara arus balik juga sudah terlihat dengan angka keberangkatan yang sudah tembus 35.000 penumpang," ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih saat dihubungi, Selasa (24/3/2026).
Ia menambahkan prediksi arus balik Lebaran 2026 terjadi pada hari ini, namun dengan melihat data saat ini puncak arus balik ini berpotensi terjadi pergeseran.
“Prediksi sementara puncak arus balik akan terjadi pada hari ini, namun masih berpotensi bergeser seiring dengan adanya imbauan pemerintah agar masyarakat memecah arus balik ke tanggal 25-26 Maret serta masih adanya kebijakan WFA hingga 29 Maret 2026,” katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang