KOMPAS.com - Menjawab adanya keluhan penumpang AirAsia yang terdampak delay selama periode libur Lebaran 2026, pihak maskapai mengatakan telah menerapkan Service Recovery Options (SRO) bagi seluruh penumpang terdampak.
Untuk diketahui, sebelumnya seorang calon penumpang pesawat Air Asia dari Malaysia membagikan pengalamannya yang mendapat penjadwalan ulang alias reschedule sebanyak dua kali dari maskapai.
Akibatnya, ia terpaksa harus menambah masa tinggal dan membayar tambahan sewa akomodasi untuk dua hari.
Baca juga:
Menanggapi hal ini, pihak Air Asia mengatakan bahwa memang ada penyesuaian operasional sementara selama periode Lebaran. Hal ini seiring dengan adanya kebutuhan perawatan teknis tidak terjadwal pada beberapa armada.
"Penyesuaian ini berdampak pada sejumlah penerbangan, termasuk penundaan dan pembatalan, sebagai langkah untuk memastikan seluruh operasional tetap memenuhi standar keselamatan yang berlaku," dikutip dari siaran resmi Air Asia, setelah Kompas.com mendapat jawaban konfirmasi pada Senin (30/3/2026) malam.
Baca juga: AirAsia Jadi Maskapai Penerbangan Low Cost Terbaik Dunia 2025 Skytrax
Maka dari itu, pihak maskapai menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para tamu, khususnya di tengah masa mudik yang penting bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Achmad Sadikin, menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.
"Kami memahami pentingnya momen mudik bagi masyarakat. Namun, keselamatan tidak dapat ditawar, dan setiap langkah yang kami ambil bertujuan untuk memastikan seluruh penerbangan beroperasi secara aman,” ujar Achmad Sadikin.
Baca juga: AirAsia Malaysia Buka Rute Kuala Lumpur-Banjarmasin, Catat Jadwalnya
Lebih lanjut disampaikan, pihak Indonesia AirAsia juga memahami bahwa dalam situasi ini, sebagian tamu mungkin belum menerima informasi terkait perubahan penerbangan.
Untuk itu, sambungnya, perusahaan telah meningkatkan upaya komunikasi dan layanan, guna memastikan seluruh tamu terdampak dapat segera memperoleh informasi dan bantuan yang diperlukan.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kepada pelanggan, lanjutnya, Indonesia AirAsia telah menerapkan Service Recovery Options (SRO) bagi seluruh penumpang terdampak, yang meliputi:
Selain itu, Indonesia AirAsia juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk secara berkala memeriksa status penerbangan melalui situs resmi airasia.com maupun aplikasi AirAsia MOVE.
Baca juga: Rute AirAsia dari Surabaya ke Bangkok PP, Terbang Empat Kali Seminggu
Serta, tiba lebih awal di bandara, yaitu minimal tiga jam sebelum waktu keberangkatan, guna memastikan lancarnya proses perjalanan selama periode puncak Lebaran.
Kata Achmad Sadikin, Indonesia AirAsia menyampaikan penghargaan tertinggi atas pemahaman, kesabaran, dan kepercayaan para penumpang di tengah situasi ini.
"Indonesia AirAsia akan terus berkomitmen untuk meningkatkan operasional dan kualitas layanan, demi memastikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan," katanya.
Baca juga: AirAsia Buka Rute Semarang - Kuala Lumpur PP, Terbang dari Bandara Ahmad Yani