Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 4 November 2020, 19:44 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan berkebun, menanam berbagai tanaman hias jadi kegiatan yang ramai diminati masyarakat kala pandemi virus corona (Covid-19) berlangsung.

Dari sekian banyak tanaman hias yang viral dan menjadi tren, aglonema atau Aglaonema termasuk di dalamnya.

Di Indonesia, aglonema memiliki julukan Sri Rejeki, yang mana memiliki arti pembawa rezeki dan kebaikan bagi pemiliknya.

Baca juga: 8 Tanaman Hias yang Cocok di Dalam Ruangan dan Cara Merawatnya

Percaya tidak percaya, persepsi aglonema ada diyakini oleh tidak sedikit orang. Akan tetapi, betul atau tidaknya itu bergantung kepada masing-masing diri seseorang.

Dilansir dari The Spruce, Rabu (4/11/2020), aglonema juga dikenal dengan nama Chinese Evergreen. Tanaman ini sangat dekoratif dan hadir dalam banyak varietas.

Yang paling mencolok terlihat adalah variasi warnanya, mulai dari abu-abu tua hingga perak, dan beberapa semburat merah. Umumnya aglonema mempunyai daun menyirip.

Karena memikat hati, berbagai macam aglonema telah dikembangkan dengan penampilan tanaman yang sangat menarik. Saat ini, aglonema memiliki bermacam-macam warna, bentuk, dan ukuran daun, sehingga jauh berbeda dari spesies alaminya.

Baca juga: Simak, 6 Manfaat Kayu Manis untuk Tanaman Hias di Rumah

Warna daun terang bergradasi yang indah dan bervariasi, menjadi magnet bagi orang-orang untuk mau menanam dan merawat aglonema.

Di Indonesia, terdapat 12 jenis aglonema, ada Aglonema Bidadari, Pride of Sumatra, Moonlight, Adelia, Legacy dan Claudia. Selanjutnya, ada pula Aglonema Lipstik, Widuri, Cinta, Red Kochin, Tiara dan Red Ruby.

Aglonema sendiri merupakan salah satu jenis tanaman yang menyukai air. Apabila media penanaman aglonema lembab, hal itu membuat daunnya menjadi subur.

Meski begitu, meletakkan tanaman aglonema harus betul-betul diperhatikan. Sebab, tanaman yang tumbuh liar di hutan hujan Asia Tenggara ini tidak bisa terkena sinar matahari secara langsung.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau