Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Trik Bikin Tanaman Keladi Jadi Rimbun dengan Memotong Umbinya

Kompas.com, 30 November 2020, 15:52 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Keladi atau caladium memang menjadi tanaman hias cantik dengan daun unik beragam corak yang indah dipandang, sehingga mampu mempercantik dekorasi rumah.

Sayangnya keladi yang tumbuh kebanyakan tidak rimbun, biasanya hanya bisa mencapai 2-6 daun saja. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang kurang maksimal.

Namun, tanaman keladi yang kamu miliki di rumah bisa menjadi rimbun dengan sebuah trik sederhana dalam proses penumbuhannya.

Baca juga: 5 Pilihan Pupuk Terbaik untuk Tanaman Keladi alias Caladium

Dilansir dari kanal Youtube Fahri Orchid, Senin, (30/11/2020), membuat keladi rimbun bisa dengan cara memotong salah satu bagian di tanaman keladi.

"Bagaimana agar keladi rimbun? Cukup memotong batang utama atau induknya. Nah, bagaimana keladi yang sudah siap untuk dipotong yaitu keladi yang sudah tua dan umbinya sudah besar," jelas Fahri.

Kalau keladi rimbun itu dikatakan Fahri mempunyai banyak titik tumbuh alias tunas. Kebanyakan keladi hanya mempunyai satu titik tumbuh atau single, sehingga daunnya sedikit tidak bisa rimbun.

Untuk mengetahui keladi yang sudah tua itu adalah keladi yang sudah berbunga. Keladi seperti ini sudah bisa dan siap untuk dipotong.

Baca juga: Jenis-jenis Tanaman Keladi yang Perlu Diketahui Sebelum Mengoleksi

Sebenarnya keladi tanpa dipotong pun bisa tetap rimbun, tetapi akan lama rimbun karena dia tidak terangsang untuk mengeluarkan banyak mata tunas atau mengeluarkan banyak titik tumbuh.

"Jadi kalau tidak dirangsang dengan dipotong, tumbuhnya akan single dan daunnya tidak bisa banyak karena titik tumbuhnya hanya satu," ungkap Fahri.

Cara memotong keladi agar rimbun

Siapkan pisau khusus memotong tanaman keladi bersama sedikit umbi, kemudian diolesi dengan antiseptik. Keladi yang akan dipotong bisa dicabut atau tidak dari potnya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau