Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

20 Barang Rumah Tangga Terlaris Sepanjang 2020, Apa Saja?

Kompas.com, 4 Januari 2021, 19:30 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber Bobvila

JAKARTA, KOMPAS.com - 2020 sudah dilewati beberapa hari yang lalu, dan di tahun tersebut banyak kisah pahit yang dirasakan oleh warga dunia karena pandemi Covid-19.

Di 2020, banyak orang di seluruh negeri melakukan panic buying alias pembelian karena panik, lantatan takut akan suatu hal, saat mereka tahu bahwa virus corona jadi ancaman serius bagi kehidupan manusia, terlebih adanya himbauan untuk tidak bepergian dan tetap di rumah.

Banyak orang mungkin termasuk kamu bergegas ke toko swalayan terdekat untuk mendapatkan segala macam persediaan yang akan bertahan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Baca juga: Alasan Pentingnya Bahan Stainless Steel dalam Peralatan Rumah Tangga

Sementara yang lainnya juga mencari perlindungan dengan belanja online untuk mendapatkan barang yang bisa mereka dapatkan dalam jumlah besar.

Hal-hal yang tidak pernah terpikir untuk dibeli seperti masker hand sanitizer, tiba-tiba menjadi langka dalam sesaat dan sulit ditemukan.

Melihat kembali ke tahun 2020, beragam peralatan dan kebutuhan rumah tangga menjadi pusat dari seluruh hidup manusia, terlebih saat mereka banyak menghabiskan waktu di rumah saja.

Dilansir dari Bob Vila, Senin, (4/1/2021) setidaknya ada 20 barang rumah tangga yang habis terjual di tahun 2020, berikut di antaranya.

Baca juga: Simak, Cara Membersihkan Berbagai Jenis Permukaan Lantai

1. Tisu Toilet

Tisu toilet memang kebutuhan krusial, namun kebanyakan dari kita mungkin tidak pernah memikirkan tentang apa yang akan terjadi jika kita tidak dapat menemukannya di mana pun. Sayangnya, itulah yang terjadi tahun 2020.

Di banyak negara, orang-orang berdiri dalam antrean yang panjang sejak pagi buta hanya untuk menemukan toko-toko lokal menjual tisu toilet.

Akibatnya, beberapa toko harus membatasi jumlah pembelian tisu toilet terhadap satu pelanggan. Membeli beberapa tisu toilet di toko online pun tidak bisa ditemukan.

2. Kloset

Meskipun tidak sepopuler di bagian lain dunia, Amerika dengan cepat mengikuti tren bidet (benda serupa kloset duduk dengan keran air) ketika tahun 2020 mengambil banyak persediaan tisu toilet mereka.

Baca juga: Jangan Sepelekan 7 Masalah pada Kloset Ini, Apa Saja?

Produsen bidet melaporkan lonjakan penjualan yang luar biasa yang mengurangi pasokan mereka tidak seperti sebelumnya.

3. Hand sanitizer

Hand sanitizer atau pembersih tangan sering kali menjadi suatu yang praktis jika tangan terasa sangat kotor tetapi kamu tidak berada di dekat sabun dan air.

Pandemi mengubah semua yang kamu ketahui tentang pembersih tangan. Setelah pandemi melanda, hand sanitizer terjual begitu cepat, sehingga perusahaan alkohol terpaksa menggunakan kembali pasokan alkohol mereka sebagai desinfektan untuk massa.

4. Produk pembersih rumah tangga

Bersamaan dengan hand sanitizer, orang-orang panik tentang cara membersihkan rumah mereka, khususnya permukaan dengan sentuhan tinggi seperti gagang pintu dan sakelar lampu.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau