Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 7 Januari 2021, 17:52 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam proses merawat dan memelihara tanaman, terdapat banyak tantangan untuk membuatnya tumbuh dengan baik dan terhindar dari berbagai kerusakan akibat serangan hama.

Dan salah satu hama yang biasa menyerang tanaman adalah kutu putih, yang mana bentuknya seperti serat kapas putih atau serangga kecil bergerombol berwarna putih, yang menempel pada daun atau batang tanaman.

Hama kutu putih adalah suatu hama kutu daun, yang mana untuk pembasmiannya sedikit sulit dilakukan, karena hama satu ini memiliki lapisan kandungan lilin pada tubuhnya.

Baca juga: Mengenal Kutu Putih pada Tanaman dan Cara Menanganinya

Artinya, tubuh si hama kutu putih seperti mengandung minyak, sehingga pada saat melakukan penyemprotan pestisida itu biasanya hama kutu putih tidak bisa langsung terbasmi.

Dan apabila kutu putih adalah hama yang muncul dan sudah terlihat pada tanamanmu, jangan dibiarkan berlama-lama, karena mereka pasti akan bisa merusak tanaman.

Daun tanaman yang diserang hama kutu putih bisa menjadi layu serta kering, bahkan bisa mengalami kerontokan.

Untuk membasmi hama kutu putih lebih efektif dan mudah, kamu bisa melakukannya dengan menggunakan air yang dicampur sabun pencuci piring cair.

Baca juga: Simak, Cara Alami Membasmi Kutu Putih pada Tanaman

Dilihat dari akun Youtube Tanaman Rumah, Kamis, (7/1/2021), kandungan sabun cair dari sabun cuci piring dapat melunturkan lapisan lilin pada tubuh kutu putih, sehingga itu bisa membasmi dan membuat mati kutu putih.

Metode pembasmian kutu putih satu ini bisa menjadi paling mudah untuk dipraktikkan, karena bahan utamanya mungkin sudah tersedia di wastafel rumahmu.

Cara pembuatan

Siapkan sabun pencuci piring cair dari berbagai merek, usahakan yang memiliki kandungan jeruk nipis. Setelah itu, siapkan pula air dan botol semprot.

Sabun pencuci piring ini akan dijadikan larutan untuk membasmi hama kutu putih yang ada atau muncul pada tanaman yang kamu miliki di rumah.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau