Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 11 Januari 2021, 09:11 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kutu putih adalah satu dari sekian banyaknya hama yang menjadi pengganggu keberlangsungan hidup tanaman.

Hama satu ini adalah kutu daun yang memiliki bentuk tubuh yang kecil, biasanya menyerang daun atau batang tanaman secara bergerombol.

Tubuh dari kutu putih tertutup lapisan lilin berwarna putih dengan panjang tubuh rata-ratanya 2-3,5 mm dengan lebar 1-2 mm.

Baca juga: Basmi Hama Kutu Putih dengan Air Sabun Cuci Piring

Kutu putih menyerang dengan cara menghisap cairan pada bagian daun dan pucuk tanaman. Gejala yang timbul akibat serangan tersebut adalah membuat daun tanaman menjadi rontok, mengerut, layu, hingga kering, dan masih banyak lagi.

Apabila tanaman di rumahmu tak ingin rusak akibat terserang hama kutu putih, maka pencegahan adalah langkah yang harus kamu lakukan agar kutu putih tidak muncul.

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah datangnya kutu putih pada beragam tanaman yang kamu miliki, salah satunya menggunakan puntung rokok.

Kamu kaget membacanya? Tapi benar, puntung rokok bisa menjadi bahan yang diperuntukkan mencegah kutu putih timbul pada tanaman.

Baca juga: Mengenal Hama Kutu Daun pada Tanaman dan Cara Membasminya

Dilihat dari video Youtube akun Tanaman Rumah, Senin (11/1/2021), pencegahan kutu putih pada tanaman bisa menggunakan limbah rokok bekas atau puntung rokok.

Dalam video tersebut disampaikan bahwa limbah puntung rokok bisa dijadikan pestisida untuk pencegahan hama kutu putih, karena pada limbah rokok masih terdapat kandungan nikotin pada tembakaunya.

Kandungan nikotin pada tembakau memiliki bau yang menyengat, sehingga itu bisa mencegah hama kutu putih agar tidak datang pada tanamanmu.

Apabila menemukan limbah puntung rokok terasa sulit, sebenarnya kamu juga bisa menggunakan tembakau utuh atau rokok baru yang masih utuh.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau