Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Kesalahan yang Membuat Tanaman Hias Dalam Rumah Mati

Kompas.com, 19 Januari 2021, 09:28 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain memberikan dekorasi yang cantik di dalam rumah, tanaman hias dapat memberikan peningkatan kesehatan alami dengan oksigen yang dikeluarkannya.

Sambil menambahkan udara zen alami, mereka juga dapat mengurangi stres dengan berkontribusi pada tekanan darah rendah, mencegah alergi, menghentikan sakit kepala, membantu tidur dan banyak lagi.

Namun sayangnya ada beberapa orang yang salah merawat tanaman hias ini di dalam rumah dan mengakibatkan tanaman yang tumbuh kurang baik.

Baca juga: Bikin Tanaman Hias Rimbun dengan Pupuk dari Micin dan Air Cucian Beras

Dilansir dari House Beautiful, Selasa (19/1/2021), ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan saat dan sebelum merawat tanaman hias di dalam rumah.

Tidak mengetahui jenis tanaman

Memilih tanaman tanpa petunjuk perawatan dan mengetahui jenisnya akan membuat tanaman ini tidak bisa tumbuh dengan baik. Kenali tanaman Anda, dan ikuti instruksinya yang ada agar bisa merawatnya dengan baik.

Salah peletakan

Tak hanya mengetahui jenis tanamannya saja, namun mengetahui bagaimana habitat aslinya dan seberapa banyak mereka harus terpapar sinar matahari juga menjadi poin utama dalam merawat tanaman.

Ada berbagai macam lingkungan yang berbeda di rumah Anda, dari kamar mandi yang teduh namun beruap hingga ambang jendela yang cerah. Masing-masing akan menawarkan lokasi yang sempurna tetapi hanya untuk tanaman yang tepat.

Baca juga: Ingin Merawat Tanaman di Balkon? Simak 7 Tips Ini Dulu

Menempatkan di dekat radiator atau dekat suhu panas

Tidak ada satu pun tanaman hias yang akan senang di atas radiator. Seberapa banyak Anda menyiramnya, panas tanpa henti akan mengeringkannya dan menyebabkan layu.

Tidak membersihkan debu

Rumah merupakan tempat yang berdebu dan tidak ada air hujan yang bisa membersihkan tanaman dari debu. Oleh karena itu, membersihkan debu secara berkala dapat menjaga daunnya dari tumpukan debu yang menghambat proses fotosintesis.

Penyiraman berlebihan

Masalah umum di mana orang melakukan kesalahan adalah menyiram tanaman terlalu banyak air. Overwatering, terutama saat tanaman tidak tumbuh, adalah salah satu penyebab terbesar kematian tanaman.

Sebagai aturan umum untuk tanaman hias pada umumnya adalah menjaganya agar tetap lembap namun tidak basah.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau