Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Tanaman yang Dibutuhkan untuk Membersihkan Udara Ruangan?

Kompas.com, 25 Januari 2021, 15:00 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanaman hias telah lama dikenal bisa memurnikan udara dalam ruangan yang beracun.

Dilansir dari Gardening Know How, Senin (25/1/2021), sebuah penelitan yang dilakukan NASA menemukan bahwa tanaman hias mampu menghilangkan banyak racun yang disebabkan oleh senyawa organik seperti formaldehida dan benzena yang mudah menguap di dalam ruangan.

Meskipun sulit untuk mengatakan berapa banyak tanaman yang dibutuhkan untuk memurnikan udara dalam ruangan, direkomendasikan setidaknya dua tanaman berukuran besar untuk sekitar 9,3 meter persegi di dalam ruangan.

Baca juga: Simak, 7 Hal yang Bisa Memperbaiki Kualitas Udara di Rumah

Peningkatan kualitas udara

Semakin besar tanaman dan daunnya semakin baik dalam penjernihan suatu udara, karena penjernihan udara dipengaruhi oleh luas permukaan daun yang ada.

Studi lain menemukan bahwa bahkan hanya satu tanaman hias di ruangan rata-rata 4x5 meter dapat meningkatkan kualitas udara sebesar 25 persen. Sedangkan memiliki lima hingga lebih tanaman di dalam ruangan dapat menghasilkan peningkatan kualitas udara hingga 75 persen.

Sementara itu, di dalam ruangan yang lebih besar, yakni 8x8 meter dibutuhkan 16 tanaman untuk meningkatkan 75 persen kualitas udara. Namun, untuk menghasilkan kualitas udara yang lebih baik dibutuhkan 32 tanaman.

Namun, hal ini juga berbeda-beda efeknya sesuai dengan ukuran tanamannya. Tanaman dengan luas permukaan daun yang lebih banyak dan lebar, serta pot yang lebih besar akan memberikan hasil terbaik.

 Baca juga: Trik Meletakkan Tanaman Hias di Ruang Tamu

Bakteri dan jamur di dalam tanah sebenarnya menggunakan racun yang telah diuraikan, jadi jika Anda dapat mengekspos permukaan tanah di dalam pot, dapat membantu dalam permurnian udara di ruangan.

Lantas, tanaman apa saja yang dapat memurnikan udara di ruangan?

Beberapa opsi yang dilaporkan oleh NASA, ada beberapa tanaman yang dapat memurnikan udara yakni golden pothos, Dracaena (Dracaena marginata, Dracaena ‘Janet Craig,’ Dracaena ‘Warneckii,’  “corn plant” Dracaena), Ficus benjamina, spider plant, philodendron dan lily.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau