Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tempat untuk Meletakkan Tanaman Pembersih Udara di Dalam Rumah

Kompas.com, 13 Maret 2021, 18:41 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber LivSpace

JAKARTA, KOMPAS.com - Meletakkan tanaman di dalam rumah, tak hanya menjadikannya sebagai elemen dekorasi di dalam ruangan, namun tanaman ini memiliki beragam manfaat lainnya, mulai dari memberikan nuansa sejuk hingga dapat membersihkan udara di dalam ruangan.

Dilansir dari Livspace, Sabtu (13/3/2021), meletakkan tanaman di dalam ruangan merupakan cara yang lebih murah untuk menjaga udara di dalam rumah tetap segar. Namun, tak seperti alat pemurni udara sesungguhnya, tanaman ini dapat layu dan mati jika tidak dirawat dengan benar.

Perawatannya juga termasuk dalam penempatannya.

Baca juga: Berapa Tanaman yang Dibutuhkan untuk Membersihkan Udara Ruangan?

Lantas, dimana lokasi yang paling baik agar tanaman dapat memurnikan udara secara maksimal? Simak ulasannya di sini.

Lily di Ruang Tamu

Lily termasuk tanaman yang dapat memurnikan udara di dalam rumah. Hal ini diakui oleh NASA bahwa lily dapat menghilangkan formaldehida, benzena, dan trikloroetilen dari atmosfer.

Tanaman ini tidak boleh terlalu basah atau terlalu kering. Yang terpenting, Anda perlu menjaga agar tanah disiram secara merata.

Simpan di ruang tamu dengan pengawasan ketat. Namun, berhati-hatilah bagi hewan, bunga lili dianggap beracun bagi kucing dan anjing.

Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Dapat Menyegarkan Udara di Kamar Tidur

Spider Plant di Dapur

Tanaman ini adalah salah satu tanaman dalam ruangan pemurni udara yang paling cocok untuk dapur. Ia menyukai kelembapan dan membutuhkan banyak air. Jadi disarankan untuk menyimpannya di dekat wastafel dapur.

English Ivy untuk Taman Vertikal

Secara teknis, English Ivy adalah tumbuhan liar dan tumbuh dengan kecepatan tinggi. Karena dedaunan dan kualitasnya yang menjalar, tanaman ini ideal untuk taman vertikal.

Taman vertikal dapat ditempatkan di mana saja, pastikan tanaman ini mendapat sinar matahari tidak langsung dan tanahnya lembab. Menyemprotkan air adalah cara terbaik untuk menjaga tanaman ini tetap terhidrasi.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau