Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 23 Maret 2021, 12:41 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahukah kamu bahwa hampir 85 persen kucing berusia 3 tahun ke atas memiliki beberapa jenis penyakit gigi?

Sama seperti manusia, kucing juga dapat menderita karang gigi, penumpukan plak, penyakit gusi, bau mulut, dan abses.

Dan sama juga seperti manusia, jika tidak ditangani, ini dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti infeksi dan gigi tanggal.

Baca juga: Cara Melatih Kucing agar Berhenti Tandai Wilayah dengan Urin

Selain itu, bakteri hasil penumpukan plak juga dapat menyebabkan infeksi pada paru-paru, hati, ginjal, dan jantung.

Masalahnya, tidak seperti manusia, kucing tidak dapat memberi tahu pemiliknya saat mereka sakit gigi atau jika giginya menyebabkan ketidaknyamanan.

Lebih buruk lagi, kucing adalah ahli hebat dalam menyembunyikan rasa sakit (sesuatu yang dapat ditelusuri kembali ke mereka yang tidak tampak rentan saat menghadapi predator).

Daripada berharap masalah apa pun pada gigi atau gusi kucingmu akan terlihat jelas, lebih baik mengambil tindakan pencegahan, jika tidak, kamu mungkin perlu membawanya ke dokter gigi.

Baca juga: 8 Ras Kucing yang Bisa Hidup Akur dengan Anjing

Dilansir dari beberapa sumber, Selasa (23/3/2021), berikut ini cara dalam merawat gigi kucingmu agar tetap terlihat dan terasa sehat.

1. Mulailah rutinitas perawatan gigi setiap hari

Sebaiknya biasakan kucingmu untuk membersihkan giginya, dan semakin muda usianya semakin mudah.

Mulailah dengan mengoleskan pasta gigi (dibuat khusus untuk kucing dengan rasa yang disukai kucing) ke jarimu dan mengoleskannya ke gigi dan gusinya.

Setelah kucingmu terbiasa dengan proses ini, kamu dapat mencoba menggunakan sikat gigi khusus kucing, yang lebih kecil dari sikat gigi manusia dan memiliki bulu yang lebih lembut.

Memang, sikat gigi dan pasta gigi tidak akan berfungsi seperti catnip, tetapi menyikat gigi kucing setiap hari adalah cara terbaik untuk menghindari penyakit gigi.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau