Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 16 April 2021, 13:56 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Keramik kamar mandi sangat rentan terhadap noda dan kerusakan akibat air. Terlebih lagi sisa-sisa sabun yang menempel di nat keramik kamar mandi sehingga membuat keramik semakin kotor.

Dilansir dari The Spruce, Jumat (16/4/2021), keramik kamar mandi bisa terlihat selalu bersih, namun harus ada perawatan yang tepat. Jika tidak rutin dibersihkan, nat dapat bernoda, berjamur, bahkan pencah-pecah.

Dan ketika keramik mulai retak, air dapat merembes ke balik keramik dan menyebabkan kerusakan besar.

Baca juga: Rahasia Menjaga Kamar Mandi Tetap Bersih Sepanjang Waktu

Hal yang perlu diingat adalah menjaga kebersihan kerami kamar mandi dapat perpanjang umurnya, dan hindari penggantian keramik yang membuang-buang waktu dan biaya.

Lantas, bagaimana caranya agar keramik kamar mandi tampak selalu bersih? Berikut ulasannya.

1. Rutin pembersihan setiap hari

Rutinitas menyeka dan menyemprot setiap hari setelah mandi sangat penting untuk menjaga keramik tetap bersih dan mencegah noda dan kerusakan dini. Tentu, ini mungkin tampak sedikit memakan waktu, tetapi itu akan menghemat banyak pekerjaan dalam jangka panjang.

Rutinitas harian ini akan membuat mandi atau mandi Anda tetap bersih setiap hari dan akan mengurangi waktu yang Anda perlukan untuk menggosok. Tetapi itu tidak berarti Anda lolos dari perawatan mingguan.

Baca juga: Cara Membasmi dan Mencegah Kecoak Bersarang di Kamar Mandi

2. Pembersihan mingguan

Meskipun Anda akan menjaga dinding dan keramik Anda lebih bersih dengan rutinitas harian, Anda tetap harus membersihkan shower atau bak mandi Anda setidaknya setiap minggu (atau paling buruk, setiap dua minggu).

Terlepas dari upaya Anda sehari-hari, minyak tubuh dan buih sabun masih akan menempel di permukaan.

Jadi, setiap minggu atau dua minggu sekali, bersihkan nat keramik kamar mandi dengan air dan pasta soda kue. Gosokkan di keramik dengan sikat gigi bekas dan bilas dengan air jernih.

Jika keramik Anda tampak lebih bernoda dari biasanya, gunakan hidrogen peroksida sebagai pengganti air.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau