Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Hama yang Sering Merusak Tanaman, Ulat hingga Kutu Daun

Kompas.com, 28 April 2021, 04:02 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Hama menjadi musuh utama tanaman, sebab tanaman yang terkena hama akan terganggu pertumbuhannya bahkan hingga layu dan mati. Hama akan mengambil nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tanaman untuk bertumbuh.

Seperti dilansir dari Better Homes & Gardens, Rabu (28/4/2021), ada beberapa tanda jika tanaman terserang hama, mulai dari daun yang menguning, rontok, atau berlubang.

Berikut beberapa hama yang umum menyerang tanaman.

Baca juga: 6 Hama Serangga yang Sering Menyerang Tanaman dan Cara Membasminya

1. Kutu daun

Kutu daun adalah hama serangga kecil yang biasanya muncul dalam jumlah besar. Mereka menyerang pertumbuhan baru dan menghisap kehidupan darinya, menciptakan daun yang berbintik-bintik dan cacat.

Cara termudah dan paling organik untuk menghentikan kutu daun adalah dengan menjatuhkannya dari tanaman dengan aliran air dari selang taman.

2. Ulat hijau

Musuh brokoli, kol, kembang kol, dan kales, adalah ulat hijau yang menyatu dengan baik dengan daun tanaman. Mereka meninggalkan lubang compang-camping di tanaman.

Untuk mengatasinya, gunakan penutup pada tanaman agar hama tidak sampai ke sayuran Anda.

Baca juga: 5 Cara agar Tanaman Sayuran di Halaman Rumah Tak Diserang Hama

Ilustrasi hama kumbang mentimun atau Aulacophora similis Oliver.SHUTTERSTOCK/KAISARMUDA Ilustrasi hama kumbang mentimun atau Aulacophora similis Oliver.

3. Kumbang mentimun

Waspadai kumbang kuning-hijau dengan garis atau bintik hitam. Kumbang mentimun adalah hama perusak yang menyukai labu, dan mentimun.

Mereka memakan daun, bunga, dan akar serta menyebarkan penyakit.

Kumbang mentimun bisa menghabiskan musim dingin dengan bersembunyi di tanaman.

Pastikan untuk membersihkan semua tanaman dan daun yang mati.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau