Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Asal, Ini 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Kasur

Kompas.com, 15 Mei 2021, 11:56 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Decortips

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidur berkualitas tak hanya ditentukan oleh dekorasi dan tata letak kamar tidur, tapi juga kasur atau tempat tidur. Bahkan kasur yang tepat menjadi faktor utama dari semuanya. 

Selain jenis kasurnya, bentuk, ketebalan, serta ketinggian kasur juga turut mempengaruhi kualitas tidur

Baca juga: Cara Membersihkan Kasur yang Bau Pesing

Dilansir dari Decortips, Sabtu (15/5/2021), memilih kasur berkualitas merupakan investasi yang baik bagi kesehatan. Apalagi, mengingat, orang dewasa memerlukan waktu tidur delapan jam pada malam hari untuk tubuh beregenerasi. 

Tak hanya itu, kurang tidur juga dikaitkan dengan peningkatan nafsu makan, yang berakibat pada kelebihan berat badan atau obesitas. 

Baca juga: Hal yang Seharusnya Dilakukan Saat Membersihkan Kasur

Demi memperoleh waktu tersebut, tentu memerlukan kasur yang berkualitas. Nah, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli kasur untuk tidur. 

Posisi Tidur 

Dalam memilih kasur, posisi tidur juga turut mempengaruhi. Perhatikan apakah Anda lebih menyukai tidur dengan posisi telentang. 

Baca juga: Ide Menata Kasur yang Ditempatkan Tanpa Dipan di Kamar Tidur

Jika iya, pilihan terbaik adalah memilih kasur yang keras. Namun, jika posisi tidur miring, kasur yang empuk bisa membuat tidur menjadi lebih nyaman. 

Berat Badan 

Kasur yang keras lebih ditujukan untuk mereka yang berbadan besar atau kelebihan berat badan karena orang-orang ini membutuhkan penyangga yang baik. 

Baca juga: Cara Membersihkan dan Menghilangkan Bau pada Kasur, Cuma 30 Menit

Sementara itu, orang yang berbadan ringan akan lebih nyenyak di kasur yang lebih fleksibel karena lebih mudah menyesuaikan dengan konturnya sehingga dapat mendistribusikan berat badan dengan lebih baik. 

Gerakan 

Ada beberapa orang yang tidur dengan banyak bergerak pada malam hari. Seseorang dengan sikap tidur seperti ini memerlukan kasur kokoh yang memungkinkan berbalik dengan mudah. Sebab, jika kasur terlalu empuk, dapat menyulitkan untuk bergerak. 

Baca juga: 6 Cara Rumahan Atasi Kutu Busuk di Kasur

Kondisi Tubuh 

Kondisi tubuh seperti berkeringat juga mempengaruhi dalam pemilihan kasur. Seseorang yang sering berkeringat pada malam hari, model kasur busa, lateks, atau busa memori bisa menjadi pilihan tepat. Sebab, kasur jenis ini bisa menyerap panas. 

Baca juga: Cara Membersihkan Kasur yang Terendam Banjir

Alergi 

Pertimbangkan faktor alergi terhadap debu atau memiliki penyakit asma. Untuk kasus tersebut, para ahli merekomendasikan menggunakan kasur busa atau lateks dengan penutup yang dapat dicuci. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau